Fischer Minta Inggris Batalkan Reformasi UE

Jum'at, 05 Juni 2015 - 09:38 WIB
Fischer Minta Inggris...
Fischer Minta Inggris Batalkan Reformasi UE
A A A
LONDON - Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Joschka Fischer memperingatkan Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk tidak terlalu yakin Jerman akan mendukung rencananya untuk mereformasi Uni Eropa (UE).

Pernyataan itu muncul seminggu setelah Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji untuk mencoba menemukan solusi yang mendorong Inggris untuk melakukan reformasi. Fischer yang juga seorang arsitek kebijakan luar negeri Eropa mengatakan, Inggris bukanlah prioritas bagi Merkel. Cameron mulai melakukan negosiasi ulang terkait keanggotaan Inggris di UE menjelang referendum.

Mengenai hal itu, Fischer berkomentar, ”Jangan hanyut dalam angan-angan. Angela Merkel tidak akan melakukan apapun yang bisa membahayakan prinsip-prinsip dasar UE,” kata Fischer dikutip BBC. Menurutnya, Merkel memiliki isu yang lebih besar untuk berkompromi dalam serikat mata uang dengan Yunani yang menjadi prioritas nomor satunya saat ini.

Fischer menegaskan akan menjadi ilusi semata jika Inggris berpikir akan mendapatkan perlakuan khusus hanya karena menjadi penyumbang utama anggaran UE. ”Akan menjadi apa Inggris tanpa UE? Pergi ke Washington? Coba tanya mereka, jawabannya sangat jelas, tidak mungkin,” katanya.

Cameron baru-baru ini mengadakan pembicaraan dengan Merkel di Berlin, mencoba mengumpulkan dukungan untuk perubahan yang dia inginkan sebelum menggelar referendum keanggotaan Inggris di UE. Politikus Jerman berusia 67 tahun ini menjabat sebagai menlu sekaligus wakil kanselir Jerman di kabinet Gerhard Schröder pada 1998–2005.

Menurut jajak pendapat, Fischer merupakan politiskus paling populer di Jerman. Popularitas ini dapat dikaitkan dengan munculnya The Greens, partai politik yang kantornya sama saat dia menjabat sebagai menlu Jerman. Sampai saat ini, kantor The Green masih menjadi salah satu kantor politik paling bergengsi di Jerman. Pada September 2010, dia mendukung berdirinya Spinelli Group, inisiatif anggota parlemen Eropa untuk menghidupkan kembali perjuangan federal UE.

Ananda nararya
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved