Iran Siap Bantu Suriah

Rabu, 03 Juni 2015 - 12:29 WIB
Iran Siap Bantu Suriah
Iran Siap Bantu Suriah
A A A
DUBAI - Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan siap mendukung penuh Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam berjuang mengatasi tekanan berat akibat konflik yang berlangsung selama empat tahun terakhir.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan kantor berita Iran, IRNA, mengutip pernyataan Presiden Hassan Rouhani yang memberi tanda-tanda untuk membantu Suriah. Berbagai tekanan dialami militer Suriah. Bulan lalu kelompok ISIS (Negara Islam Irak Suriah) mengambil alih kota kuno Palmyra di pusat Suriah. “Iran akan tetap berada di sisi Suriah dan pemerintahnya sampai akhir perjuangan,” tulis IRNA mengutip perkataan Rouhani, kemarin.

“Teheran tidak akan melupakan kewajiban moral kepada Suriah dan akan terus memberi bantuan dan dukungannya tanpa batas kepada pemerintah dan bangsa Suriah,” ucap Rouhani dalam pidatonya seperti dilansir Reuters. Rouhani menjadi presiden ketujuh Iran.

Pejabat kelahiran 12 November 1948 itu sebelumnya juga menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan, seperti anggota Majelis Ahli sejak 1999, anggota Dewan Pertimbangan sejak 1991, dan anggota Dewan Tertinggi Keamanan Nasional sejak 1989. Jabatan sekretaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional diembannya sejak 1989-2005.

Rouhani juga dikenal sebagai negosiator ulung bagi Iran dalam menghadapi tiga negara Uni Eropa, yakni Prancis, Jerman, dan Inggris, dalam pembahasan teknologi nuklir Iran. Pada 2013, dia menunjuk mantan Menteri Perdagangan Iran Eshaq Jahangiri sebagai wakil presiden. Rouhani mendaftar sebagai kandidat presiden pada pemilu 2013.

Janjinya saat kampanye akan mempersiapkan piagam hak-hak sipil, menstabilkan ekonomi, serta mencairkan hubungan dingin dengan negara-negara Barat. Banyak pihak memandangnya sebagai politikus moderat. Rouhani memenangkan pemilu dan menjabat presiden Iran pada 15 Juni 2013, mengalahkan Mohammed Bagher Ghalibaf, wali kota Teheran dan empat kandidat lainnya. Majalah TIME menobatkannya dalam urutan kesembilan sebagai orang paling berpengaruh di dunia.

Arvin
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved