Praperadilan Hadi Dikabulkan, Eks Penasihat KPK Protes

Rabu, 27 Mei 2015 - 15:25 WIB
Praperadilan Hadi Dikabulkan,...
Praperadilan Hadi Dikabulkan, Eks Penasihat KPK Protes
A A A
JAKARTA - Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang mengabulkan gugatan praperadilan mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo dikritik mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua. Putusan praperadilan itu dianggapnya tak menunjukkan kepastian hukum.

Karena, kata dia, hakim PN Jaksel meminta KPK menghentikan penyidikan perkara Hadi Poernomo. Padahal salah satu tujuan hukum adalah memberikan kepastian hukum. "Sementara undang-undang melarang KPK menghentikan penyidikan," kata Abdullah saat dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Maka itu, putusan praperadilan Hadi Poernomo itu dianggapnya sangat bertentangan dengan undang-undang. "Apakah putusan membebaskan HP (Hadi Poernomo) yang memiliki kekayaan luar biasa padahal beliau bukan seorang pengusaha, sebagai putusan yang adil?" kata dia.

Selain itu, Abdullah menilai putusan itu juga tidak bermanfaat bagi masyarakat. "Saya khawatir, bermasyarakat berpikir, kalau yang mempunyai kekuasaan dan uang yang banyak dapat lolos dari jeratan hukum," pungkasnya.

Seperti diketahui, hakim praperadilan PN Jaksel mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang juga mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo pada Selasa, 26 Mei 2015. Dalam putusannya, hakim berpendapat bahwa proses penetapan tersangka terhadap pemohon adalah tidak sah.(ico)
(kur)
Berita Terkait
Cara Bayar Pajak Motor...
Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat M-Banking BCA, Praktis dan Tidak Antre
Aplikasi BCA Mobile...
Aplikasi BCA Mobile Down, Pengguna Ngeluh di Medsos
Cara Tarik Tunai BCA...
Cara Tarik Tunai BCA Tanpa Kartu dengan Mudah dan Praktis
Aplikasi M-Banking BCA...
Aplikasi M-Banking BCA Error, Warganet Ngomel di Twitter
Cara Transfer Uang Sesama...
Cara Transfer Uang Sesama BCA lewat ATM hingga Klik BCA
Gokil! Transaksi Top...
Gokil! Transaksi Top Up Flazz BCA Tembus Rp6,3 Triliun
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved