Pemerintah Terburuburu Pilih Rekonsiliasi

Senin, 25 Mei 2015 - 11:10 WIB
Pemerintah Terburuburu...
Pemerintah Terburuburu Pilih Rekonsiliasi
A A A
JAKARTA - Masyarakat Sipil Indonesia yang meliputi berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) menilai pemerintah terlalu terburu-buru memilih jalan rekonsiliasi untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu.

Seharusnya, pemerintah lebih mengedepankan proses yudisial selain jalan rekonsiliasi. ”Jangansampaiberhentihanyapada rekonsiliasi saja tanpa mengungkap kebenaran kasus tersebut dan harus ada proses yudisial,” tandas Direktur Human Right WorkingGroup(HRWG) Rafendi Djamin di Jakarta kemarin.

Proses rekonsiliasi menurut dia harus ada elemen pengungkapan kebenaran. Rekonsiliasi juga harus ada pengakuan resmi dari pemerintah bahwa ada pelanggaran berat yang dilakukan negara. ”Dulu Gus Dur (mantan Presiden Abdurrahman Wahid) pernah minta maaf. Namun atas nama pribadi, bukan negara,” ujarnya.

Menurut dia, Komite Rekonsiliasi yang akan dibentuk pemerintah ini metodenya belum jelas dan masih perlu kajian yang lebih mendalam agar perpres yang dikeluarkan tidak salah kaprah.

Ketua YLBHI Bahrain mengatakan, penuntasan kasus HAM masa lalu harus melalui jalur yang benar jangan sampai malah mengubur kebenaran lewat rekonsiliasi. Meski demikian, Bahrain mengapresiasi langkah pemerintah untuk menuntaskan kasus-kasus HAM masa lalu.

Hasyim ashari
(ftr)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved