Traviata, Diplomasi Budaya

Minggu, 24 Mei 2015 - 12:10 WIB
Traviata, Diplomasi...
Traviata, Diplomasi Budaya
A A A
Panggung seni menjadi ajang yang efektif untuk melancarkan soft diplomacy . Pertukaran nilai lewat panggung seni dan budaya kerap berjalan mulus dan melanggengkan hubungan dua Negara.

Misi soft diplomacy itulah yang akan diemban grup balet Artemiz Danza dalam penampilan karya Traviata di Indonesia pada 14 Juni 2015 mendatang. Kunjungan grup tari asal Italia itu sendiri diorganisir oleh Kedutaan Besar Italia di Jakarta.

Pementasannya di Jakarta merupakan rangkaian perayaan 65 tahun hubungan bilateral antara Italia dan Indonesia. Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/5), Direktur Instituto Italiano di Cultura Michela Linda Magri mengatakan, hubungan bilateral Indonesia dan Italia memiliki sejarah kerja sama yang panjang.

Dalam menjaga hubungan bilateral yang baik antara satu dengan lainnya, nilai budaya akan saling menarik satu sama lain. Pengenalan budaya Italia melalui Traviata itu sendiri merupakan salah satu upaya dalam merepresentasikan kebudayaan Italia kepada segenap masyarakat Indonesia. Dengan pengenalan kesenian dan budaya Italia lewat Traviata diharapkan, masyarakat Indonesia mencintai dan mengapresiasi produk-produk unggulan Italia saat ini.

”Semoga pengenalan seni dan budaya Italia kepada masyarakat Indonesia ini menjadi pengerat hubungan bilateral antara Italia dan Indonesia,” ujarnya. Traviata merupakan kisah yang diadaptasi dari opera legendaris La Traviata tahun 1853. Opera tersebut menceritakan kisah cinta Violetta, seorang pelacur, dengan Alfredo yang merupakan seorang bangsawan muda.

Rintangan cinta kedua insan tersebut pun bisa dibilang cukup bertubi-tubi, mulai dari ketidaksetujuan pihak keluarga Alfredo serta penyakit kronis yang diderita oleh Violetta. Dari kisah tersebut, Artemiz Danza mengambil sudut pandang dari kisah Viloletta melalui gerakan tari dan ekspresi yang menunjukkan ketulusan hati, peperangan batin, dan pergolakan rasa yang dialami oleh protagonis.

Sebelum menampilkan pertunjukkan balet di Jakarta, Artemiz Danza pun akan menggelar penampilan mereka di Hong Kong pada 12 Juni. Institut Kebudayaan Italia di Tiongkok mengundang grup tersebut untuk tampil di salah satu gedung pertunjukkan mereka, LY. Setalah tampil di Hong Kong, Artemiz Danza baru akan bertolak ke Indonesia.

Grup yang juga mengagumi keindahan dan kebudayaan yang kental di Indonesia ini pun akan datang untuk menampilkan pertunjukkan mereka kedua kalinya setelah 2011. Artemiz Danza pun dikenal dengan tradisinya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman artistiknya bersama pihak tuan rumah melalui program lokakarya.

Program tersebut menjadi inti dari kunjungan mereka di Indonesia, dengan maksud memberikan pelatihan kepada para penari dan guru-guru tari yang ada di negeri tuan rumah yang mengundang mereka. Hal tersebut sesuai dengan filosofi seni dan kelompok tari ini. Artemiz Danza memang dikenal sebagai grup tari yang profesional, menampilkan pertunjukannya dengan totalitas seni yang bernyawa.

Duta Besar Italia untuk Indonesia Federico Failla mengatakan, penampilan Artemiz Danza nantinya akan menjadi puncak perayaan rangkaian acara peringatan hubungan bilateral Italia dan Indonesia. Sebelumnya sebanyak 14 penari Indonesia diberi kesempatan untuk mempelajari tarian Italia. Dan setelah penampilan Artmeiz Danza, Kedutaan Besar Italia pun berencana mendatangi sekolah-sekolah di Indonesia untuk memberikan pengetahuan seputar seni dan kebudayaan Italia.

Transfer kebudayaan itu diharapkan akan semakin mempererat hubungan Italia dan Indonesia serta dapat me-ningkatkan pengetahuan seni dan budaya di tingkat pelajar. ”Sebagai rangkaian dari acara peringatan hubungan bilateral Italia dan Indonesia, semoga hal itu (transfer nilai budaya) dapat menjadi pengerat hubungan kedua negara,” ujarnya. Menurutnya, masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan.

Hal tersebut terbukti dengan mengakarnya kebudayaan di Indonesia. Hal inilah yang membuat Federico optimistis penampilan Artemiz Danza akan diapresiasi dan disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, ia pun menilai, kredibilitas Artemiz Danza sebagai grup seni dalam bidang tari tidak perlu diragukan lagi. Banyak karya artistik Artemiz Danza yang sudah menerima pengakuan publik dari berbagai insan teater, baik di Italia sendiri maupun di negara-negara lainnya.

Imas damayanti
(bbg)
Berita Terkait
Perjalanan Budaya Warisan...
Perjalanan Budaya Warisan Budaya Indonesia Foundation
Jaga Kebudayaan Nusantara...
Jaga Kebudayaan Nusantara di Era Modern, WBI Foundation Gelar Acara Jagantara
Melestarikan Budaya...
Melestarikan Budaya Indonesia di Era Modern Lewat Jagantara 2.0
Turut Terjun Lestarikan...
Turut Terjun Lestarikan Budaya, Tenant Fashion di Jagantara Didominasi Brand Anak Muda
Dimulai Hari Ini, Jagantara...
Dimulai Hari Ini, Jagantara Ajak Anak Muda Belajar Lebih dalam Budaya Indonesia
Upaya Melestarikan Pencak...
Upaya Melestarikan Pencak Silat Beksi Melalui Festival Budaya 2022
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Sebut Wayang Kulit Budaya...
Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia, Adidas Minta Maaf
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved