Penunjukan Harkristuti sebagai Pansel Capim KPK Dikritik

Jum'at, 22 Mei 2015 - 14:25 WIB
Penunjukan Harkristuti...
Penunjukan Harkristuti sebagai Pansel Capim KPK Dikritik
A A A
JAKARTA - Penunjukan sembilan srikandi panitia seleksi (Pansel) calon pemimpin (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) diapresiasi banyak pihak.

Namun demikian, tidak semua anggota Pansel Capim KPK tersebut mendapat sambutan hangat di kalangan masyarakat. Adalah Prof Harkristuti Harkrisnowo yang kinerjanya tengah diragukan.

Pasalnya, mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini merangkap jabatan sebagai Pansel untuk memilih komisioner Komisi Yudisial (KY).

"Yang menjadi soal sebenarnya ada anggota Pansel KPK tersebut yang juga merangkap sebagai anggota Pansel untuk pemilihan komisioner Komisi Yudisial (KY), yaitu Prof Harkristuti Harkrisnowo," ujar Pengamat Politik dari Sinergi Masyarakat Indonesia untuk Demokrasi (Sigma) M Imam Nasef saat berbincang dengan Sindonews, Jumat (22/5/2015).

Nasef mengatakan, rangkap jabatan sebagaimana yang terjadi pada kasus Harkristuti ini dihawatirkan akan mengganggu kinerja Pansel Capim KPK. "Apalagi yang bersangkutan (Prof Harkristuti) di Pansel KY menjabat sebagai ketua," katanya.

Seperti penelusuran Sindonews, proses kerja Pansel KY saat ini tengah berlangsung. Hingga tanggal 21 Mei 2015, Pansel KY baru menyelesaikan masa pendaftaran calon komisioner.

Pansel akan melakukan seleksi administrasi, pada 25-27 Mei 2015. Selanjutnya, pada 29 Mei-30 Juli 2015, Pansel menerima pengaduan masyarakat terhadap calon-calon yang akan dipublikasikan.

Seleksi kualitas dan integritas diselenggarakan pada 10 Juni hingga 8 Juli. Tahap akhir adalah tes kesehatan dan wawancara yang dilakukan pada 27-30 Juli 2015.
(kri)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
Johan Budi, Mantan Jubir...
Johan Budi, Mantan Jubir KPK Diangkat Jadi Komisaris Transjakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved