2016, Bogor Ring Road Seksi 2B Dilanjutkan

Jum'at, 22 Mei 2015 - 10:42 WIB
2016, Bogor Ring Road...
2016, Bogor Ring Road Seksi 2B Dilanjutkan
A A A
BOGOR - Proyek pembangunan fisik tol Bogor Ring Road (BRR) Seksi 2B (Kedungbadak-Taman Yasmin) sepanjang 2 kilometer (km) untuk mengurai kemacetan di pusat Kota Bogor tahun depan dilanjutkan.

PT Marga Sarana Jabar (MSJ), selaku pengembang proyek jalan bebas hambatan total sepanjang 11km tengah kota itu, telah berkoordinasi dengan Pemkot Bogor terkait pembebasan lahan. ”Sekarang kita sudah koordinasi dengan Pemkot Bogor perihal rencana pembangunan fisik kelanjutan tol BRR. Untuk tahun ini, kita fokus pembebasan lahannya terlebih dahulu,” kata Direktur Utama PT MSJ Muhammad Zahir Siregar kemarin.

Dia menjelaskan, untuk melanjutkan BRR Seksi 2B membutuhkan lahan 2 hektare. ”Jadi saat ini sedang dalam persiapan. Maka itu, kita fokuskan terlebih dahulu untuk membebaskan lahan yang akan dibangun tol seksi 2B yang rencananya tahun 2016,” ungkapnya.

Diketahui, tol BRR sepanjang 11 km dibangun sejak 2007 dilakukan secara empat tahap. Dua tahap pembangunan yakni (Sentul Selatan-Kedunghalang sepanjang 3,8 km) dan (Kedunghalang- Kedungbadak sepanjang 2 km) telah selesai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menjelaskan, pihaknya menginginkan PT MSJ melakukan ekspose dan sosialisasi terlebih dahulu sebelum memulai pembangunan tol yang melintasi Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor itu. Pihaknya berharap, dengan sosialisasi atau ekspose tersebut, proses pembangunan tidak terkendala seperti sebelumnya. ”Kita ingin warga tahu,” jelasnya.

Di bagian lain, pelebaran dan perbaikan ruas jalan menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) atau Jalan Pakupatan-Palima sampai saat ini mandek. Pemprov Banten masih menunggu jawaban dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ada bagian lahan milik Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. ”Sudah dua bulan lalu kami surati KPK untuk meminta arahan, tetapi belum ditanggapi,” sebut Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Banten Widodo Hadi.

Pemprov Banten juga sudah berupaya dengan berbagai jalur termasuk melalui tokoh Banten agar persoalan lahan tersebut segera diatasi sehingga tidak menghambat pembangunan. ”Sebetulnya usulan kami simpel. Kami minta KPK agar yang diblokir. Jangan lahannya, tetapi rekeningnya saja,” ucapnya.

Sejumlah lahan milik Wawan, adik kandung Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah, ditangguhkan KPK terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Lahan tersebut antara lain ruas Jalan Pakupatan-Palima dan arena sport center di Kecamatan Curug, Kota Serang.

Haryudi/ Teguh mahardika
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Rute LRT Jabodebek akan...
Rute LRT Jabodebek akan Diperpanjang hingga Grogol dan Bogor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved