Ical Cs Sambut Baik Opsi Islah yang Ditawarkan JK
Kamis, 21 Mei 2015 - 12:18 WIB
Ical Cs Sambut Baik Opsi Islah yang Ditawarkan JK
A
A
A
JAKARTA - Peluang islah bagi dua kubu kepengurusan Partai Golkar semakin terbuka lebar. Setidaknya, hal itu sudah didengungkan oleh dua tokoh di partai berlambang pohon beringin, yakni Jusuf Kalla (JK) dan Agung Laksono.
Wakil Ketua Partai Golkar produk Munas Bali, Setya Novanto pun menyambut baik keinginan islah yang disampaikan Agung Laksono dan tawaran mediasi yang diajukan JK. Bahkan, secara khusus Ketua DPR ini mengapresiasi opsi islah tersebut guna menyelamatkan kepentingan besar Golkar.
"Tentu menyambut baik, saya selaku pimpinan DPR sangat apresiasi untuk islah," kata Setya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015).
Diakui Setya, opsi islah yang ditawarkan JK dan Agung Laksono ini sudah sejalan dengan keinginan jajaran pengurus Partai Golkat produk Munas Bali. Tak hanya itu, lanjut Setya, pemerintah pun menghendaki Partai Golkar menyudahi konflik internal agar dapat mengikuti pilkada tahun 2015.
"Sesuai keinginan pemerintah untuk menjalankan pilkada, Partai Golkar untuk segera melakukan islah," ujarnya.
Lebih lanjut, Setya optimis, islah akan segera tercapai antara kepengurusan hasil Munas Ancol dan Munas Bali. Dia yakin, dengan merangkul seluruh elemen di Partai Golkar, damai dapat dicapai.
"Pengalaman Agung Laksono di Golkar sangat dimungkinkan untuk melakukan musyawarah dan saling berunding antar dua pihak," pungkasnya
Wakil Ketua Partai Golkar produk Munas Bali, Setya Novanto pun menyambut baik keinginan islah yang disampaikan Agung Laksono dan tawaran mediasi yang diajukan JK. Bahkan, secara khusus Ketua DPR ini mengapresiasi opsi islah tersebut guna menyelamatkan kepentingan besar Golkar.
"Tentu menyambut baik, saya selaku pimpinan DPR sangat apresiasi untuk islah," kata Setya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015).
Diakui Setya, opsi islah yang ditawarkan JK dan Agung Laksono ini sudah sejalan dengan keinginan jajaran pengurus Partai Golkat produk Munas Bali. Tak hanya itu, lanjut Setya, pemerintah pun menghendaki Partai Golkar menyudahi konflik internal agar dapat mengikuti pilkada tahun 2015.
"Sesuai keinginan pemerintah untuk menjalankan pilkada, Partai Golkar untuk segera melakukan islah," ujarnya.
Lebih lanjut, Setya optimis, islah akan segera tercapai antara kepengurusan hasil Munas Ancol dan Munas Bali. Dia yakin, dengan merangkul seluruh elemen di Partai Golkar, damai dapat dicapai.
"Pengalaman Agung Laksono di Golkar sangat dimungkinkan untuk melakukan musyawarah dan saling berunding antar dua pihak," pungkasnya
(kri)