Bentrok Geng Motor di AS, 9 Tewas
Selasa, 19 Mei 2015 - 10:43 WIB
Bentrok Geng Motor di AS, 9 Tewas
A
A
A
TEXAS - Sedikitnya sembilan orang tewas dalam baku tembak tiga geng motor di Kota Waco, Texas, Amerika Serikat (AS).
Tragedi baku tembak itu terjadi di Twin Peaks Sports Bar and Grill, restoran yang berlokasi di pusat perbelanjaan Central Texas Marketplace pada Minggu (17/5) lalu. Delapan orang tewas di tempat dan korban kesembilan meninggal di rumah sakit. Semua korban tewas merupakan anggota geng motor. Setidaknya 16 orang lagi mengalami luka-luka.
“Selama 34 tahun menjadi penegak hukum, ini merupakan kekerasan paling parah. Darah di mana-mana,” ujar juru bicara kepolisian, Patrick Swanton, kepada Waco Tribune-Herald. Dia menambahkan, sekitar 7,6 meter dari lokasi baku tembak terdapat banyak anggota keluarga yang sedang berbelanja. “Ini juga menjadi baku tembak terburuk yang pernah saya ketahui di kota kecil,” imbuhnya.
Swanton mengatakan, perseteruan dimulai dengan baku hantam dan tinju, lalu melibatkan rantai dan pisau dan berakhirnya senjata api. Polisi masuk ketika baku tembak dimulai dan beberapa juga menggunakan senjata api. Tiga orang ditahan di lokasi. Berbagai senjata yang jumlahnya tidak kurang dari 100 bilah disita polisi. “Mereka adalah geng motor yang sangat berbahaya dan menakutkan. Banyak warga tak berdosa ikut terluka,” ungkap Swanton.
Ada kekhawatiran bahwa kelompok-kelompok yang terlibat dalam penembakan itu mungkin telah pindah ke lokasi lain di dalam dan sekitar Waco. Swanton meminta warga untuk menghindari daerah sekitar lokasi baku tembak hingga ada informasi lebih lanjut. Polisi mencegah segala upaya balas dendam atas geng motor yang bertikai.
Stasiun televisi KWTX yang berafiliasi CBS melaporkan, wilayah di sekitar Waco telah diamankan polisi. “Kami menutup sepenuhnya Central Texas Marketplace. Karena alasankeamanankamimeminta agar tidak datang ke lokasi ini,” demikian peringatan Waco dalam akun Facebook. Kepolisian Waco masih mencari orang yang terlibat dalam baku tembak tersebut. “Masyarakat jangan melibatkan diri ke lokasi penembakan karena kita berhadapan dengan individu yang berbahaya,” demikian imbauan polisi Waco.
Kepolisian Waco menyebut lebih dari lima geng motor yang berbeda terlibat dalam tawuran berdarah. Mereka tidak menyebutkan nama geng motor tersebut. Media lokal menyebutkan geng motor yang terlibat baku tembak adalah Bandidos dan Cossack. “Sembilan orang yang tewas adalah anggota geng Bandidos dan Cossack,” kata petugas kepolisian McLennan, Parnell McNamara, dikutip BBC.
Dia menambahkan, mereka adalah geng motor yang sangat berbahaya. Media lokal AS melaporkan beberapa anggota geng motor Cossack berkumpul di Waco setelah tragedi tersebut. Sebagian besar anggota geng motor memiliki tato bergambar neo-Nazi. Seorang saksi mata mengatakan, area parkir restoran itu tampak seperti “medan perang”. “Mungkin sekitar 30 senjata ditembakkan dari area parkir, mungkin terdengar sekitar 100 tembakan (di dalam restoran),” kata Michelle Logan.
Para pengunjung Restoran Twin Peaks mengatakan mereka dan para karyawan mengunci diri di ruangan pendingin sebelum akhirnya dikawal keluar oleh polisi bersenjata lengkap. Saksi mata lainnya mengungkapkan, dia dan keluarganya baru saja selesai makan siang. Mereka berjalan di tempat parkir dan mendengar tembakan.
“Kami bersembunyi di balik truk. Hanya truk itu saja yang dapat melindungi kami,” kata saksi mata yang enggan menyebutkan nama. Waco merupakan kota di Texas tengah dengan populasi 129.000 jiwa. Kota tersebut dikenal pernah menjadi lokasi konfrontasi mematikan antara Biro Penyidik Federal (FBI) dengan kelompok sekte Branch Davidian pada 1993.
Dalam ketegangan selama 51 hari, sebanyak 80 orang tewas, termasuk anak-anak. Geng motor menjadi fenomena dan gerakan di AS pada pertengahan abad 20. Beberapa geng motor AS kini telah memiliki afiliasi global. Mereka mengidentikkan diri sebagai kelompok pengendara motor yang kerap mengenakan jaket kulit dengan logo geng dan mencintai dunia sepeda motor.
Identitas yang paling menonjol pada geng motor tersebut adalah tidak menghargai aparat kepolisian. Banyak geng motor yang memiliki aturan hukum sendiri, simbol, dan perploncoan. Mereka kerap terlibat dalam kejahatan terorganisasi.
Di AS, mereka kerap terlibat dalam penjualan senjata dan peredaran narkotika. Bahkan, beberapa geng motor didesain khusus sebagai kelompok kejahatan terorganisir oleh FBI.
Andika hendra m
Tragedi baku tembak itu terjadi di Twin Peaks Sports Bar and Grill, restoran yang berlokasi di pusat perbelanjaan Central Texas Marketplace pada Minggu (17/5) lalu. Delapan orang tewas di tempat dan korban kesembilan meninggal di rumah sakit. Semua korban tewas merupakan anggota geng motor. Setidaknya 16 orang lagi mengalami luka-luka.
“Selama 34 tahun menjadi penegak hukum, ini merupakan kekerasan paling parah. Darah di mana-mana,” ujar juru bicara kepolisian, Patrick Swanton, kepada Waco Tribune-Herald. Dia menambahkan, sekitar 7,6 meter dari lokasi baku tembak terdapat banyak anggota keluarga yang sedang berbelanja. “Ini juga menjadi baku tembak terburuk yang pernah saya ketahui di kota kecil,” imbuhnya.
Swanton mengatakan, perseteruan dimulai dengan baku hantam dan tinju, lalu melibatkan rantai dan pisau dan berakhirnya senjata api. Polisi masuk ketika baku tembak dimulai dan beberapa juga menggunakan senjata api. Tiga orang ditahan di lokasi. Berbagai senjata yang jumlahnya tidak kurang dari 100 bilah disita polisi. “Mereka adalah geng motor yang sangat berbahaya dan menakutkan. Banyak warga tak berdosa ikut terluka,” ungkap Swanton.
Ada kekhawatiran bahwa kelompok-kelompok yang terlibat dalam penembakan itu mungkin telah pindah ke lokasi lain di dalam dan sekitar Waco. Swanton meminta warga untuk menghindari daerah sekitar lokasi baku tembak hingga ada informasi lebih lanjut. Polisi mencegah segala upaya balas dendam atas geng motor yang bertikai.
Stasiun televisi KWTX yang berafiliasi CBS melaporkan, wilayah di sekitar Waco telah diamankan polisi. “Kami menutup sepenuhnya Central Texas Marketplace. Karena alasankeamanankamimeminta agar tidak datang ke lokasi ini,” demikian peringatan Waco dalam akun Facebook. Kepolisian Waco masih mencari orang yang terlibat dalam baku tembak tersebut. “Masyarakat jangan melibatkan diri ke lokasi penembakan karena kita berhadapan dengan individu yang berbahaya,” demikian imbauan polisi Waco.
Kepolisian Waco menyebut lebih dari lima geng motor yang berbeda terlibat dalam tawuran berdarah. Mereka tidak menyebutkan nama geng motor tersebut. Media lokal menyebutkan geng motor yang terlibat baku tembak adalah Bandidos dan Cossack. “Sembilan orang yang tewas adalah anggota geng Bandidos dan Cossack,” kata petugas kepolisian McLennan, Parnell McNamara, dikutip BBC.
Dia menambahkan, mereka adalah geng motor yang sangat berbahaya. Media lokal AS melaporkan beberapa anggota geng motor Cossack berkumpul di Waco setelah tragedi tersebut. Sebagian besar anggota geng motor memiliki tato bergambar neo-Nazi. Seorang saksi mata mengatakan, area parkir restoran itu tampak seperti “medan perang”. “Mungkin sekitar 30 senjata ditembakkan dari area parkir, mungkin terdengar sekitar 100 tembakan (di dalam restoran),” kata Michelle Logan.
Para pengunjung Restoran Twin Peaks mengatakan mereka dan para karyawan mengunci diri di ruangan pendingin sebelum akhirnya dikawal keluar oleh polisi bersenjata lengkap. Saksi mata lainnya mengungkapkan, dia dan keluarganya baru saja selesai makan siang. Mereka berjalan di tempat parkir dan mendengar tembakan.
“Kami bersembunyi di balik truk. Hanya truk itu saja yang dapat melindungi kami,” kata saksi mata yang enggan menyebutkan nama. Waco merupakan kota di Texas tengah dengan populasi 129.000 jiwa. Kota tersebut dikenal pernah menjadi lokasi konfrontasi mematikan antara Biro Penyidik Federal (FBI) dengan kelompok sekte Branch Davidian pada 1993.
Dalam ketegangan selama 51 hari, sebanyak 80 orang tewas, termasuk anak-anak. Geng motor menjadi fenomena dan gerakan di AS pada pertengahan abad 20. Beberapa geng motor AS kini telah memiliki afiliasi global. Mereka mengidentikkan diri sebagai kelompok pengendara motor yang kerap mengenakan jaket kulit dengan logo geng dan mencintai dunia sepeda motor.
Identitas yang paling menonjol pada geng motor tersebut adalah tidak menghargai aparat kepolisian. Banyak geng motor yang memiliki aturan hukum sendiri, simbol, dan perploncoan. Mereka kerap terlibat dalam kejahatan terorganisasi.
Di AS, mereka kerap terlibat dalam penjualan senjata dan peredaran narkotika. Bahkan, beberapa geng motor didesain khusus sebagai kelompok kejahatan terorganisir oleh FBI.
Andika hendra m
(ftr)