Hubungan PDIP-Demokrat Membaik, Koalisi Indonesia Hebat Diuntungkan

Senin, 18 Mei 2015 - 11:31 WIB
Hubungan PDIP-Demokrat...
Hubungan PDIP-Demokrat Membaik, Koalisi Indonesia Hebat Diuntungkan
A A A
JAKARTA - Membaiknya hubungan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat dinilai menguntungkan bagi pemerintah dan partai pendukungnya di Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Sebab, meskipun Partai Demokrat tetap menegaskan sebagai penyeimbang, dari sisi komunikasi politik sangat menguntungkan bagi KIH, khususnya PDIP. ”Kehadiran PDIP dan partai- partai KIH di Kongres Demokrat bisa menjadi ajang konsolidasi agar posisi tawar KIH diparlemen menguat,” kata pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi akhir pekan kemarin.

Adapun untuk Demokrat, kata Kristiadi, mereka bisa mendapatkan keuntungan di pilkada dan lebih dekat dengan pemerintahan. Terlebih kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) yangmerupakankader PDIP juga setidaknya bisa menjadi pintu masuk untuk perbaikan hubungan politik antara PDIP dan Demokrat.

Sementara untuk partai lain di KIH, kata dia, bagi Demokrat relatif tidak ada permasalahan karena memang sejauh ini juga tidak pernah terjadi kebekuan politik seperti halnya dengan PDIP. ”Hadirnya KIH di Kongres Demokrat adalah salah satu spekulasi politik menjelang pilkada. SBY memang sudah lama ingin punya hubungan yang wajar dengan Megawati (Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri),” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam pembukaan Kongres IV Partai Demokrat, Megawati yang tidak bisa menghadiri undangan secara khusus menugaskan Wakil Sekjen DPP PDIP Eriko Sotarduga serta Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, secara politik sebenarnya hubungan PDIP dan Demokrat tetap baik.

Namun acara di Kongres Demokrat memang lebih memperkuat secara simbolis, terlebih selain dari PDIP, partai dari KIH juga hadir semuanya. ”Hubungan PDIP dan Demokrat sudah berjalan baik. Bahkan kerja sama politik telah berjalan baik di DPR dan MPR,” katanya.

Hasto juga mengungkapkan, dengan adanya utusan khusus dari Megawati dan untuk pertama kalinya perwakilan PDIP hadir dalam pembukaan Kongres Demokrat, hal itu menjadi modal penting dalam konsolidasi politik pemerintahan ke depan.

Rahmat sahid
(ftr)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved