Budi Waseso Berharap Bareskrim Bisa Punya Gedung Baru
Jum'at, 15 Mei 2015 - 16:12 WIB
Budi Waseso Berharap Bareskrim Bisa Punya Gedung Baru
A
A
A
JAKARTA - Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menilai Kantor Bareskrim saat ini sudah tidak layak untuk ditempati. Dia pun menginginkan adanya perubahan.
"Ini baru rencana, program," kata Budi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).
Dirinya mengatakan, Kantor Bareskrim saat ini sudah tidak mampu menampung anggota kepolisian yang berkantor di situ. Jumlahnya pun bertambah dari awal sejak gedung itu dibangun.
"Artinya gedung ini sudah terlalu lama dan tidak layak pakai dengan kondisi sekarang dan juga jumlah personel kita. Untuk kapasiatas dengan jumlah personel sudah melebihi tiga kali lipat, jadi mesti kita besarkan," terangnya.
Mantan Kapolda Gorontalo ini mengaku sudah membicarakan hal ini kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia menanyakan, apakah Pemprov DKI memiliki aset yang bisa digunakan andai Bareskrim merenovasi gedung saat ini.
"Saya nanya Pak Gubernur ada aset enggak yang bisa kita pinjam, tetapi sampai saat ini belum," lanjutnya.
Meski begitu, jenderal bintang tiga ini menegaskan bahwa hal tersebut baru sebatas rencana dan masih perlu mendapatkan persetujuan.
"Kita sebenarnya (kinerja) tidak berpengaruh tetapi kelayakan tugas ke depan. Tetapi, ini kan belum tentu disetujui," pungkasnya.
"Ini baru rencana, program," kata Budi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).
Dirinya mengatakan, Kantor Bareskrim saat ini sudah tidak mampu menampung anggota kepolisian yang berkantor di situ. Jumlahnya pun bertambah dari awal sejak gedung itu dibangun.
"Artinya gedung ini sudah terlalu lama dan tidak layak pakai dengan kondisi sekarang dan juga jumlah personel kita. Untuk kapasiatas dengan jumlah personel sudah melebihi tiga kali lipat, jadi mesti kita besarkan," terangnya.
Mantan Kapolda Gorontalo ini mengaku sudah membicarakan hal ini kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia menanyakan, apakah Pemprov DKI memiliki aset yang bisa digunakan andai Bareskrim merenovasi gedung saat ini.
"Saya nanya Pak Gubernur ada aset enggak yang bisa kita pinjam, tetapi sampai saat ini belum," lanjutnya.
Meski begitu, jenderal bintang tiga ini menegaskan bahwa hal tersebut baru sebatas rencana dan masih perlu mendapatkan persetujuan.
"Kita sebenarnya (kinerja) tidak berpengaruh tetapi kelayakan tugas ke depan. Tetapi, ini kan belum tentu disetujui," pungkasnya.
(kri)