Menhan Korut Dieksekusi Mati

Kamis, 14 Mei 2015 - 08:47 WIB
Menhan Korut Dieksekusi...
Menhan Korut Dieksekusi Mati
A A A
SEOUL - Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Utara (Korut) Hyon Yong-chol dieksekusi dengan ditembak senjata antiserangan udara. Yong-chol dituduh tidak setia kepada pemerintah karena pernah tertidur saat pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un berpidato pada pawai militer, serta beberapa kali tidak melaksanakan perintah.

Eksekusi mati Yong-chol itu menunjukkan ketidakstabilan dalam kepemimpinan Jong-un. Itu juga menjadi sinyal ketidakloyalan para pejabat Korut terhadap Jong-un. Apalagi, pada 2013 silam mentor politik dan paman Jong-un, Jang Songthaek, dieksekusi mati. Kabar eksekusi mati Yongchol itu disampaikan Han Kibeom, deputi direktur Badan Intelijen Nasional (NIS) Korsel, di depan Komite Intelijen Parlemen.

”Ratusan orang melihat eksekusi mati Menhan Yongchol yang dilaksanakan pada 30 April di akademi militer di Pyongyang Utara,” kata Kibeom, dikutip AFP. Dia menambahkan, eksekusi mati Yongchol itu dilaksanakan dengan menggunakan senjata antiserangan udara kaliber 14,5 mm. Ketua Komite Intelijen Parlemen Kim Gwang-lim menambahkan bahwa eksekusi mati Yong-chol dilakukan tanpa proses peradilan. ”Dia dieksekusi dua atau tiga hari setelah penangkapan,” tuturnya.

NIS juga melaporkan bahwa Jong-un memerintahkan eksekusi mati terhadap 15 pejabat seniorKoruttahunini, termasuk dua wakil menteri. Eksekusi tersebut bertujuan menakutnakuti para pejabat Korut agar tidak membelot dan tetap loyal terhadap Jong-un. Namun, eksekusi mati dengan berbagai metode yang keji dan aneh itu tidak dapat dikonfirmasi langsung oleh pemerintah Korut.

Menanggapi laporan NIS, Kementerian Unifikasi Korsel mengungkapkan bahwa Korut dikendalikan rezim teror yang bertujuan mengonsolidasikan kepemimpinan Jong-un. ”Pembersihan yang dilakukan Kim Jong-un merupakan upaya penyolidan kepemimpinan tunggal dan menciptakan atmosfer ketakutan di Korut,” kata juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel Lim Byeong-cheol kepada CNN.

Sementara itu, menurut Yang Moo-jin, profesor dari Universitas Kajian Korut di Seoul, eksekusi mati Yong-chol tentunya menjadi suatu kejutan. Pasalnya, Yong-chol adalah salah satu dari tiga pejabat militer yang dekat dengan Jong-un.

Andika hendra m
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved