Ini Sepak Terjang Sosok yang Diduga Otak Bom Sarinah

Kamis, 14 Januari 2016 - 21:29 WIB
Ini Sepak Terjang Sosok...
Ini Sepak Terjang Sosok yang Diduga Otak Bom Sarinah
A A A
JAKARTA - Nama Muhammad Bahrun Naim muncul pasca teror bom yang mengguncang Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Naim diduga menjadi otak di balik tragedi teror yang menewaskan tujuh orang.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan Naim pernah ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror pada 2011. (Baca juga: Serangan Teroris Sarinah Tewaskan Tujuh Orang, Satu Warga Kanada)

Saat itu dia ditangkap karena terlibat dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal. Dia divonis dua tahun enam bulan penjara atas kepemilikan senjata api ilegal dan bahan peledak.

"Naim pernah ditangkap 2011," tutur Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

Menurut Tito, kemudian Naim berangkat ke Suriah dan bergabung dengan jaringan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) di Raqqa, Suriah yang merupakan pusat kekuatan ISIS.

Dia mengungkapkan, Naim memiliki keinginan untuk menjadi pemimpin ISIS Asia Tenggara dengan membentuk Katibah Nusantara.

Katibah Nusantara dibentuk Naim agar dirinya diangkat menjadi salah satu pemimpin jaringan ISIS. "‎Dia ingin membentuk Katibah Nusantara yang meliputi Asia Tenggara sehingga dia ingin rancang serangan di indonesia, sehingga supaya dikatakan pemimpin," tandas Tito.

Dia mengungkapkan, Naim juga memiliki keterkaitan dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Santoso Abu Wardah.

Santoso dikenal sebagai sosok yang terang-terangan mendukung gerakan ISIS. "Dia ingin jadi leader (pemimpin) Katibah Nusantara. Dia ada hubungan dengan kelompok ISIS yang lain. Itu kelompoknya Santoso," kata Tito


PILIHAN:


Kepala BIN Sebut Pengebom Sarinah Mantan Anggota ISIS
(dam)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved