Soal Wacana Reshuffle, Pengamat Sebut Hak Presiden Tentukan Menterinya
Senin, 16 Januari 2023 - 13:07 WIB
loading...
A
A
A
"Nasdem seharusnya paham bahwa muatan reshuffle ada kaitannya dengan tugas konstitusional Presiden. Artinya, soal ini tak perlu diperdebatkan," imbuh Herry.
Sebagai informasi, wacana reshuffle kabinet kian berhembus kencang usai Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat adanya perombakan para menteri. Jokowi menjawab singkat akan melakukan reshuffle besok.
"Besok, ya besok," ujar Jokowi usai meninjau kawasan PT Pertamina Hulu Rokan, Dumai dalam keterangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (5/1/2022).
Saat dikonfirmasi maksud besok adalah hari Jumat (6/1/2022), Jokowi mengatakan bisa kapan saja melakukan reshuffle kabinet. "Bisa Jumat, bisa Senin, bisa Selasa," kata Jokowi.
Sementara Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menegaskan, tidak akan keluar dari koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet. Nasdem akan terus konsisten menjaga pembangunan bangsa Indonesia bersama Presiden Jokowi.
Johnny menyebutkan, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh memastikan akan tetap bersama koalisi pemerintahan Jokowi walaupun pos menteri dari partainya di-reshuffle dan digantikan partai politik lainnya.
"Ketua Umum Nasdem menyampaikan bahwa untuk periode 2024-2029 akan teguh menjaga konsistensi pembangunan nasional yang sudah dirintis oleh kabinet saat ini," ujar Johnny usai menghadiri pertemuan para pimpinan partai politik terkait wacana sistem pemilu tertutup proporsional di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (8/1/2023).
Sebagai informasi, wacana reshuffle kabinet kian berhembus kencang usai Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat adanya perombakan para menteri. Jokowi menjawab singkat akan melakukan reshuffle besok.
"Besok, ya besok," ujar Jokowi usai meninjau kawasan PT Pertamina Hulu Rokan, Dumai dalam keterangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (5/1/2022).
Saat dikonfirmasi maksud besok adalah hari Jumat (6/1/2022), Jokowi mengatakan bisa kapan saja melakukan reshuffle kabinet. "Bisa Jumat, bisa Senin, bisa Selasa," kata Jokowi.
Sementara Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menegaskan, tidak akan keluar dari koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet. Nasdem akan terus konsisten menjaga pembangunan bangsa Indonesia bersama Presiden Jokowi.
Johnny menyebutkan, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh memastikan akan tetap bersama koalisi pemerintahan Jokowi walaupun pos menteri dari partainya di-reshuffle dan digantikan partai politik lainnya.
"Ketua Umum Nasdem menyampaikan bahwa untuk periode 2024-2029 akan teguh menjaga konsistensi pembangunan nasional yang sudah dirintis oleh kabinet saat ini," ujar Johnny usai menghadiri pertemuan para pimpinan partai politik terkait wacana sistem pemilu tertutup proporsional di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (8/1/2023).
Lihat Juga :