Disebut PDIP Tim Hore, PAN Tegaskan 8 Parpol DPR Serius Dukung Sistem Proporsional Terbuka

Jum'at, 13 Januari 2023 - 12:25 WIB
loading...
Disebut PDIP Tim Hore,...
Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay. FOTO/DOK.DPR
A A A
JAKARTA - Hubungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) dan partai politik lain di DPR memanas setelah adanya perbedaan pandangan soal sistem pemilu. Apalagi PDIP menilai pertemuan 8 parpol yang menolak sistem pemilu proporsional tertutup , hore-hore belaka.

Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay menegaskan, pernyataan sikap 8 parpol parlemen mendukung sistem pemilu proporsional terbuka adalah bagian dari proses demokrasi. Pernyataan yang disampaikan sangat serius, bukan main-main.

Menurut Saleh, masing-masing parpol memiliki hak untuk menyatakan pendapat. Apalagi, pernyataan yang disampaikan didasari pemikiran rasional dengan basis tindakan moral yang benar.

Baca juga: Disebut Tim Hore, PKS: Suara 8 Parpol Penolak Sistem Proporsional Tertutup Mayoritas

"Kalau disimak, justru delapan fraksi ini ingin mengedepankan kedaulatan rakyat melalui keterbukaan, kesetaraan, dan keadilan. Sistem proporsional terbuka dinilai lebih representatif, aspiratif, akomodatif, dan diterima hampir semua kalangan. Di DPR saja pun diterima mayoritas, apalagi di masyarakat," kata Saleh, Jumat (13/1/2023).

Menurut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini, pernyataan bahwa pernyataan sikap itu sekedar bercanda, tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

"Kalau ada yang menilai ini sekadar hore-hore, justru itu malah yang becanda. Kan bisa dipahami arah dan kesan yang mau disampaikan. Tidak perlu ditanggapi berlebihan. Itu juga bagian dari demokrasi. Kan harus ada diskusi dan diskursus di ruang publik. Dan itu adalah contoh partisipasi. Setiap pihak boleh menyampaikan pendapat," katanya.

Baca juga: 8 Ketum Parpol di DPR Sepakat Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

Saleh menegaskan, 8 parpol yang menolak sistem pemilu proporsional tertutup menyadari betul keputusan ada di Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, pandangan dan pikiran yang disampaikan oleh 8 fraksi ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan MK.

"Sebab, keputusan yang akan diambil menyangkut hak-hak konstitusional warga negara dalam pelaksanaan pesta demokrasi kita," kata legislator Daerah Pemilihan Sumatera Utara II ini.

Untuk diketahui, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, sistem pemilu proporsional terbuka yang saat ini dianut Indonesia sedang diuji materi di MK. Karena itu, pertemuan 8 parpol parlemen menolak wacana sistem pemilu tertutup sekadar aksi hore-hore.

"Ini soal diskursus biasa saja. Soal penolakan monggo. Tetapi yang harus diingat adalah pengambil keputusan adalah hakim. Kalau ini (pertemuan 8 parpol DPR) hanya untuk hore-hore saja," kata Bambang Pacul, sapaan akrab Bambang Wuryanto, di Gedung DPR, Kamis (12/1/2023). PDIP sendiri diketahui condong dengan sistem pemilu proporsional tertutup.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Berita Terkini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Infografis
8 Negara Sekutu Israel...
8 Negara Sekutu Israel yang Dukung Palestina di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved