Golkar Inisiator Pertemuan Parpol Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Airlangga: Kepentingan Bersama
Minggu, 08 Januari 2023 - 15:48 WIB
loading...
Para petinggi partai politik parlemen yang menolak sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023). Foto/MPI/Erfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan partai politik (parpol) parlemen yang menolak sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada hari ini diinisiasi oleh Partai Golkar . Partai berlambang pohon beringin itu pun punya alasan mengumpulkan para elite parpol yang punya sikap sama, yaitu menolak sistem coblos gambar partai tersebut.
"Ini ada kepentingan bersama terkait dengan kedaulatan rakyat dan ini bukan hanya dirasakan Partai Golkar, tapi oleh seluruh partai peserta pemilu," ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan tersebut, Minggu (8/1/2023).
Baca juga: 8 Ketum Parpol di DPR Sepakat Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
Airlangga pun mengungkapkan alasan lainnya, yakni sebagai ajang silaturahmi di awal 2023. "Kita duduk bersama, kita rembukan dan kebetulan ini di awal tahun perlu silaturahmi antarpartai politik. Kita ingin di tahun 2023, di tahun politik ini teduh. Nah, keteduhan akan tercipta jika ada komunikasi antarpartai politik," tuturnya.
"Walaupun berbeda-berbeda prioritas dan agendanya, tetapi ada kesamaan. Nah, kesamaaan ini yang dicari terutama menghadapi Pemilu 2024 nanti," sambungnya.
"Ini ada kepentingan bersama terkait dengan kedaulatan rakyat dan ini bukan hanya dirasakan Partai Golkar, tapi oleh seluruh partai peserta pemilu," ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan tersebut, Minggu (8/1/2023).
Baca juga: 8 Ketum Parpol di DPR Sepakat Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
Airlangga pun mengungkapkan alasan lainnya, yakni sebagai ajang silaturahmi di awal 2023. "Kita duduk bersama, kita rembukan dan kebetulan ini di awal tahun perlu silaturahmi antarpartai politik. Kita ingin di tahun 2023, di tahun politik ini teduh. Nah, keteduhan akan tercipta jika ada komunikasi antarpartai politik," tuturnya.
"Walaupun berbeda-berbeda prioritas dan agendanya, tetapi ada kesamaan. Nah, kesamaaan ini yang dicari terutama menghadapi Pemilu 2024 nanti," sambungnya.
Lihat Juga :