Waketum Golkar Minta PDIP Tak Paksakan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
Rabu, 04 Januari 2023 - 17:08 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin meminta PDIP tidak bersikeras memaksakan sistem pemilu proporsional tertutup. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengajak Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Jhonny G Plate untuk menolak sistem pemilu proporsional tertutup.
Ajakan itu dilakukan di hadapan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di acara rilis hasil survei Indikator yang disiarkan secara daring, Rabu (4/1/2023).
Mulanya, Nurul mengucapkan selamat atas raihan elektabilitas PDI Perjuangan yang berhasil meraih peringkat pertama dalam survei itu. Menurutnya, capaian itu tak lekang dari kinerja Hasto sebagai petinggi PDI Perjuangan. "Oleh karena itu, saya memahami betul kenapa Pak Hasto ingin sekali menerapkan sistem tertutup," tutur Nurul.
Baca juga: Sistem Pemilu Proposional Terbuka Merupakan Putusan MK pada 2008, Bersifat Final dan Mengikat
Nurul kemudian menuturkan pengalamannya menjadi anggota Komisi II DPR RI saat membahas sistem pemilu. "Kami melihat bahwa Mas Hasto sangat percaya diri dengan sistem tertutup karena political id-nya sangat kuat dan semua di approval Pak Jokowi, kemudian PDIP ada Pak Ganjar di situ tetapi tidak memberikan efek kepada yang lain," tutur Nurul.
Ajakan itu dilakukan di hadapan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di acara rilis hasil survei Indikator yang disiarkan secara daring, Rabu (4/1/2023).
Mulanya, Nurul mengucapkan selamat atas raihan elektabilitas PDI Perjuangan yang berhasil meraih peringkat pertama dalam survei itu. Menurutnya, capaian itu tak lekang dari kinerja Hasto sebagai petinggi PDI Perjuangan. "Oleh karena itu, saya memahami betul kenapa Pak Hasto ingin sekali menerapkan sistem tertutup," tutur Nurul.
Baca juga: Sistem Pemilu Proposional Terbuka Merupakan Putusan MK pada 2008, Bersifat Final dan Mengikat
Nurul kemudian menuturkan pengalamannya menjadi anggota Komisi II DPR RI saat membahas sistem pemilu. "Kami melihat bahwa Mas Hasto sangat percaya diri dengan sistem tertutup karena political id-nya sangat kuat dan semua di approval Pak Jokowi, kemudian PDIP ada Pak Ganjar di situ tetapi tidak memberikan efek kepada yang lain," tutur Nurul.
Lihat Juga :