PDIP Endus Perubahan Kebijakan Nasdem di DPR Pascadeklarasi Anies Capres 2024

Selasa, 03 Januari 2023 - 20:03 WIB
loading...
PDIP Endus Perubahan...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat dan Ahmad Basarah memberikan keterangan kepada media di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (3/1/2023). FOTO/MPI/FELLDY UTAMA
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP ) Hasto Kristiyanto melihat adanya perubahan kebijakan Partai Nasdem di Parlemen setelah resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024. Karena itu, PDIP meminta Partai Nasdem mengedepankan etika dalam berpolitik.

"Kami menerima laporan-laporan juga dari DPR bahwa pascapengumuman Anies Baswedan oleh partai tersebut memang ada beberapa perubahan-perubahan policy yang ada di DPR," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (3/1/2023).

Hal ini disampaikan Hasto saat menanggapi Partai Nasdem yang meminta PDIP berhenti membuat gaduh dalam kehidupan berpolitik. Menurut Hasto, PDIP tidak pernah membuat gaduh, hanya menyampaikan apa yang perlu disampaikan.

Baca juga: Makin Panas, Djarot PDIP Minta Nasdem Tarik Menteri dari Kabinet

"Ya jelas kita tidak pernah membikin gaduh. Yang disampaikan oleh PDIP adalah hal-hal yang prinsipal, hal-hal yang fundamental terkait dengan etika politik," ujarnya.

Dengan adanya perubahan sikap dari Nasdem, Hasto berpandangan seharusnya etika politik yang harus dikedepankan. Terlebih posisi Nasdem hingga kini berada dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem Effendi Choirie menyatakan partainya siap menerima situasi yang mengharuskan presiden merombak menteri-menterinya. Menurutnya, Nasdem tidak khawatir jika menterinya masuk dalam daftar yang akan di-reshuffle.

"(Itu) Hak prerogatif presiden. Silakan saja maunya apa," kata pria yang akrab disapa Gus Choi ini saat dihubungi wartawan, Jumat (23/12/2022. "Nasdem nggak khawatir sedikitpun, Nasdem siap menghadapi segala situasi," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved