Makin Panas, Djarot PDIP Minta Nasdem Tarik Menteri dari Kabinet

Selasa, 03 Januari 2023 - 17:52 WIB
loading...
Makin Panas, Djarot...
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat meminta Partai Nasdem menarik menteri-menterinya dari Kabinet Indonesia Maju. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hubungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) dan Partai Nasdem memanas setelah Anies Baswedan ditetapkan sebagai calon presiden (capres) 2024 pilihan Nasdem. PDIP pun secara tegas meminta Nasdem menarik menteri-menterinya dari Kabinet Indonesia Maju.

Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat ketika ditanya alasan meminta Presiden Joko Widodo (Widodo) mengevaluasi dua menteri Nasdem. Keduanya adalah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidul dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

"Satu kinerjanya, dua termasuk partainya. Kalau memang gentle betul sudah seperti itu akan lebih baik, untuk menteri-menterinya lebih baik mengundurkan diri," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (3/1/2023).

Baca juga: Jokowi Buka Sinyal Reshuffle Kabinet, Politikus PDIP Singgung 2 Menteri Nasdem

Djarot menyinggung soal pilihan politik Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres di 2024. Dia menilai kebijakan Anies merupakan antitesa dari Presiden Jokowi.

"Ya dikhawatirkan adalah apa yang dikerjakan Pak Jokowi selama 10 tahun, yang sudah seperti ini, ini akan tidak berlanjut kepada masa pemerintahan sesudahnya, siapa pun presidennya," katanya.

Sementara iut, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Nasdem Ahmad Ali yakin menteri dari partainya tidak akan diganti oleh Presiden Jokowi. Keyakinan ini menyusul adanya sinyal dari Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet.

"Masak Nasdem mau dibuang di tengah jalan? Pak Jokowi tidak akan melakukan itu," kata Ali kepada wartawan, Senin (26/12/2022).



Anggota Komisi III DPR itu kembali menegaskan, partainya tidak akan melanggar komitmen untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf hingga 2024 mendatang. Menurutnya, Nasdem mendapatkan jatah kursi menteri sejak ada kerja sama politik dari awal. Jika memang benar akan ada evaluasi, maka hal itu atas dasar kepentingan kabinet, bukan karena urusan politik.

"Kalau ada kader Nasdem yang diganti, itu bukan urusan politik, urusan kabinet. Seperti memasukkan PAN itu kan hak prerogatif beliau. Itu bentuk komitmen pak Jokowi," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved