Kakorlantas: Angka Kecelakaan Meningkat 11% saat Nataru
Selasa, 03 Januari 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Polri: Terjadi 459 Kecelakaan Selama Operasi Lilin 2022, Terbanyak di Jawa Timur
"Yang banyak terjadi setelah modus kecelakaan pola tunggal ini terjadi adalah kecelakaan depan, depan yang umumnya ketika masyarakat bermanuver mendahului, ini yang paling banyak terjadi. Kedua depan, belakang berarti kemungkinan hanya dua, satu tidak konsentrasi yang satu tidak jaga jarak," ucap Firman.
Locus kecelakaan itu paling banyak terjadi di jalan arteri saat momentum Natal dan Tahun Baru. Korbannya pun paling tinggi di luar kategori pekerja PNS, karyawan swasta, mahasiswa, pelajar pengemudi TNI-Polri.
"Jadi artinya yang lain-lain ini yang tidak bekerja, ibu rumah tangga, petani, pensiunan ini yang mendominasi kecelakaan yang kemarin terjadi. Untuk profesi pelaku juga ini masuk kategori lain lain artinya di luar PNS, karyawan, TNI-Polri. Jadi pelaku maupun korban lebih banyak di profesi tidak bekerja, petani maupun pensiunan," tutur Firman.
Firman menambahkan, kecelakaan juga didominasi kendaraan roda dua atau sepeda motor. "Jadi kita masih lebih atensi terhadap pengguna kendaraan roda dua. Baik mungkin karena kecepatan, atau lawan arah dan lain sebagainya," tutup Firman.
"Yang banyak terjadi setelah modus kecelakaan pola tunggal ini terjadi adalah kecelakaan depan, depan yang umumnya ketika masyarakat bermanuver mendahului, ini yang paling banyak terjadi. Kedua depan, belakang berarti kemungkinan hanya dua, satu tidak konsentrasi yang satu tidak jaga jarak," ucap Firman.
Locus kecelakaan itu paling banyak terjadi di jalan arteri saat momentum Natal dan Tahun Baru. Korbannya pun paling tinggi di luar kategori pekerja PNS, karyawan swasta, mahasiswa, pelajar pengemudi TNI-Polri.
"Jadi artinya yang lain-lain ini yang tidak bekerja, ibu rumah tangga, petani, pensiunan ini yang mendominasi kecelakaan yang kemarin terjadi. Untuk profesi pelaku juga ini masuk kategori lain lain artinya di luar PNS, karyawan, TNI-Polri. Jadi pelaku maupun korban lebih banyak di profesi tidak bekerja, petani maupun pensiunan," tutur Firman.
Firman menambahkan, kecelakaan juga didominasi kendaraan roda dua atau sepeda motor. "Jadi kita masih lebih atensi terhadap pengguna kendaraan roda dua. Baik mungkin karena kecepatan, atau lawan arah dan lain sebagainya," tutup Firman.
(cip)
Lihat Juga :