Waspada! Gelombang Setinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Awal Tahun 2023

Minggu, 01 Januari 2023 - 10:49 WIB
loading...
Waspada! Gelombang Setinggi...
Pengunjung berada di warung makan yang diterjang gelombang tinggi di Pantai Depok, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (17/7/2022). FOTO/ ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 6 meter. Gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada awal Tahun Baru atau periode 1-2 Januari 2023.

Gelombang tinggi diperngaruhi adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Utara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. "Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat-Barat Laut dengan kecepatan angin angin berkisar 10-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Jawa, perairan Jawa Tengah - Kepulauan Kangean, perairan selatan Pulau Jawa - Pulau Sumba, perairan Kupang - Pulau Rotte dan Laut Flores," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Minggu (1/1/2023).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia Barat Aceh - Nias, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian utara, Selat Ombai - Selat Wetar, perairan timur Bintan, perairan Bangka Belitung, Selat Karimata, perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa bagian barat, perairan utara Jawa Barat.



Kemudian di perairan selatan Baubau, perairan Kepulaua Sangihe - Kepulauan Talaud, perairan Bitung - Kepulaua Sitaro, Laut Maluku, perairan utara Kepulauan Banggai - Kepulauan Sula, perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Raja Ampat - Jayapura, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Jayapura, Laut Seram, perairan selatan Ambon - Pulau Seram, Laut Banda bagian utara, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru.

Sedangkan gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Pulau Jawa - Pulau Sumba, Samudera Hindia Selatan Banten - Jawa Barat, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan.

Selanjutnya di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan utara Kupang - Pulau Rotte, Laut Natuna, Laut Jawa bagian tengah - timur, perairan utara Jawa Tengah - Kepulauan Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali - Laut Sumbawa, perairan Kepulauan Selayar, Laut Flores, perairan selatan Kepulauan Wakatobi, Laut Banda bagian selatan, perairan Kepualauan Sermata - Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru bagian timur.

Baca juga: BMKG Klaim Operasi TMC Berhasil, Hujan Ekstrem Tak Terjadi di Penghujung Tahun

Kemudian pada gelombang sangat tinggi di kisaran 4 - 6 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah - NTT, perairan selatan Pulau Sawu, perairan selatan Kupang - Pulau Rotte, Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Laut Arafuru bagian barat - tengah.

BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap gelombang tinggi karena berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

"Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Rekomendasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ekonomi Suram, Gelombang...
Ekonomi Suram, Gelombang Unjuk Rasa Banyak Terjadi di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved