Kapolri Resmikan Rumah Ibadah di Kepri, Bagian dari Etalase Kerukunan Beragama
Jum'at, 23 Desember 2022 - 16:16 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan rumah ibadah dan tempat tinggal bagi personel Kepolisian di Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (23/12/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan rumah ibadah dan tempat tinggal bagi personel Kepolisian di Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (23/12/2022). Pembangunan rumah ibadah merupakan cerminan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
"Tadi juga kita tinjau dan resmikan pembangunan rumah ibadah ada dua, gereja dan pura, di samping tentunya masjid yang sudah berdiri," kata Sigit di Polda Kepri.
Menurut Sigit, pembangunan rumah ibadah ini menjadi bagian etalase kerukunan dan toleransi beragama yang ada di Polda Kepri. Kapolri berharap bahwa rumah ibadah yang ada bukan hanya untuk anggota tapi bisa digunakan masyarakat.
"Dan tentunya ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan karena yang namanya keberagaman, kerukunan, toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan adalah modal dasar bagi siapa pun untuk menjaga stabilitas kamtibmas," katanya.
Kapolri mengatakan, di berbagai macam kesempatan, pihaknya berupaya mengingatkan kepada jajarannya serta masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari politik identitas. Apalagi Indonesia telah mulai memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.
"Karena kita ingin, kita maju ke depan, tidak mundur menghadapi situasi global yang sangat berat. Kita butuh persatuan dan kesatuan sebagai fondasi awal untuk Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik, demokrasi yang mapan, pertumbuhan baik dan rakyatnya menjadi sejahtera," katanya.
Sigit mengapresiasi sinergisitas Forkopimda yang terjalin di Provinsi Kepri. Provinsi itu berada di peringkat enam dari 34 wilayah Indonesia terkait toleransi kerukunan umat beragama. Kapolri berharap Polda jajaran lain bisa mencontohnya.
"Tadi juga kita tinjau dan resmikan pembangunan rumah ibadah ada dua, gereja dan pura, di samping tentunya masjid yang sudah berdiri," kata Sigit di Polda Kepri.
Menurut Sigit, pembangunan rumah ibadah ini menjadi bagian etalase kerukunan dan toleransi beragama yang ada di Polda Kepri. Kapolri berharap bahwa rumah ibadah yang ada bukan hanya untuk anggota tapi bisa digunakan masyarakat.
"Dan tentunya ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan karena yang namanya keberagaman, kerukunan, toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan adalah modal dasar bagi siapa pun untuk menjaga stabilitas kamtibmas," katanya.
Kapolri mengatakan, di berbagai macam kesempatan, pihaknya berupaya mengingatkan kepada jajarannya serta masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari politik identitas. Apalagi Indonesia telah mulai memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.
"Karena kita ingin, kita maju ke depan, tidak mundur menghadapi situasi global yang sangat berat. Kita butuh persatuan dan kesatuan sebagai fondasi awal untuk Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik, demokrasi yang mapan, pertumbuhan baik dan rakyatnya menjadi sejahtera," katanya.
Sigit mengapresiasi sinergisitas Forkopimda yang terjalin di Provinsi Kepri. Provinsi itu berada di peringkat enam dari 34 wilayah Indonesia terkait toleransi kerukunan umat beragama. Kapolri berharap Polda jajaran lain bisa mencontohnya.
Lihat Juga :