Podcast Aksi Nyata, Prof Abdul Munir Mulkhan: Tuhan Tidak Bisa Dimaterialisasi

Senin, 19 Desember 2022 - 22:37 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata,...
Guru Besar Emeritus Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof Dr Abdul Munir Mulkhan SU mengatakan agar tidak terjadi gesekan antar manusia perlu pemahaman beragama yang benar dan tepat dalam pergaulan manusia sehari-hari. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Di masa yang akan datang jumlah penduduk dunia akan terus mengalami peningkatan. Dengan semakin banyaknya jumlah penduduk maka manusia akan semakin tinggi risiko untuk bertemu orang yang memiliki perbedaan pandangan, khususnya tentang beragama.

Guru Besar Emeritus Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof Dr Abdul Munir Mulkhan SU mengatakan agar tidak terjadi gesekan antar manusia perlu pemahaman beragama yang benar dan tepat dalam pergaulan manusia sehari-hari. Baca juga: Kader dan Simpatisan Hadiri Perayaan Natal Bersama Partai Perindo Sumut

"Di sini dibutuhkan kalau saya menyebut substansialisasi, jadi kita hatus menangkap hakikat dasar filosofis dari agama itu, sehingga kita bisa mengedepankan kemanusiaannya," ujar Abdul Munir di Podcast Aksi Nyata Perindo, Senin (19/12/2022).

Dia menuturkan semua agama memiliki keyakinan kebenarannya masing-masing. Untuk itu, masyarakat yang beragama merasa apa yang berbeda dengan yang mereka yakini adalah sesuatu yang salah.

Agar bisa berdampingan dengan manusia yang memiliki perbedaan khususnya dalam hal agama, menurutnya kita perlu memasuki dimensi spiritualnya. Menurutnya, manusia zaman sekarang kerap kali mematerialisasi wujud Tuhan. Padahal, wujud Tuhan tidak bisa ditafsirkan secara tepat oleh nalar manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved