166.791 Personel Aparat Gabungan Jaga Natal dan Tahun Baru

Senin, 19 Desember 2022 - 21:50 WIB
loading...
166.791 Personel Aparat...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers usai rapat kabinet terbatas persiapan Nataru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/12/2022). Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Sebanyak 166.791 personel aparat gabungan dikerahkan untuk menjaga perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di seluruh Indonesia. Personel yang berjaga dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait lainnya.

"Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan itu sendiri kita melibatkan kurang lebih 166.791 personel terdiri dari 101 ribu personel Polri kemudian ditambah dengan dari TNI tadi Pak Panglima sampaikan ada 23 ribu dan sisanya dari seluruh stakeholder terkait," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai rapat kabinet terbatas persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/12/2022).

Dia menjelaskan, seratusan ribu personel gabungan itu akan bersinergi dan berkoordinasi untuk memberikan rasa aman, damai dan nyaman terhadap masyarakat yang menikmati liburan akhir tahun. "Sehingga diharapkan semuanya ini bisa memberikan bantuan dengan tupoksinya masing-masing. Sehingga seluruh rangkaian bisa berjalan dengan baik," ujar Sigit.

Baca juga: 4.000 Personel Basarnas Disiagakan Jelang Natal dan Tahun Baru



Mengingat dalam rapat terbatas, kata Sigit, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan instruksi kepada Polri dan stakeholder terkait untuk memastikan keamanan bagi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

"Dan juga masyarakat yang melaksanakan perayaan malam tahun baru karena di situ semua kegiatan ada mulai dari kegiatan ibadah di malam tahun baru. Namun di sisi lain juga ada kegiatan masyarakat yang melaksanakan perayaan dan itu dilakukan dengan berbagai jenis kegiatan yang tentunya ini semua harus bisa terselenggara dengan lancar aman dan baik," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Usulan Masa Jabatan...
Usulan Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Warga Apresiasi Kapolri...
Warga Apresiasi Kapolri dengan Nama Anak Presisi
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved