Secapa TNI AD Jadi Klaster Covid-19, DPR Minta KSAD Ambil Langkah Taktis

Jum'at, 10 Juli 2020 - 15:33 WIB
loading...
Secapa TNI AD Jadi Klaster...
Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengambil langkah taktis terkait Sekolah Calon Perwira (Secapa) yang telah menjadi klaster penyebaran baru Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dapat memahami bahwa persebaran pandemi Covid-19 ini sulit dihindari termasuk di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD yang telah menjadi klaster penyebaran baru Covid-19.

Untuk itu, pihaknya meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa untuk melakukan langkah taktis, serta bersinergi dengan lembaga terkait dalam menangani kasus ini. “Namanya pandemi ini kan sangat-dangat sulit dihindari, oleh karena kami imbau kepada pihak yang berwenang dalam menangani masalah Covid, dan kemudian KSAD terutama untuk kembali bersinergi mengtasi masalah ini,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020). (Baca juga: Mayoritas Pasien COVID-19 Klaster Secapa AD Bandung Tak Bergejala)

Menurut Dasco, perlu dilakukan langkah preventif seperti misalnya isolasi sebelum masuk asrama, kemudian melakukan pengobatan atau tindakan yang dianggap perlu untuk menyembuhkan Covid-19 ini. Serta, melalukan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. “Kemudian imbauan saya kepada seluruh masyarakat, tidak hanya kepada TNI AD, Angkatan Laut dan Angkatan Udara di manapun berada dalam masa-masa seperti ini marilah kita sama-sama tidak lepas dari protokol Covid yang ketat untuk kita lakukan, agar penyebaran itu bisa diminimalisir,” imbau politikus Gerindra itu. (Baca juga: TNI AD Terjun Langsung Lacak Sebaran COVID-19 Kluster Secapa AD)

Soal pemanggilan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke DPR, Dasco yakin DPR tidak perlu memanggil Panglima TNI ataupun KSAD karena mereka pun tak ingin hal ini terjadi. Tetapi, mereka perlu sesegera mungkin mengambil langkah taktis untuk menanggulangi pandemi ini. “Saya pikir secepat mungkin diambil langkah taktis untuk mengetahui masalah ini dan tidak perlu kita panggil atau kita mintai keterangan, ya karena memang situasinya di Indonesia memang sedang ada pandemi,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Rekomendasi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved