Pengamat Pertanyakan Motif Bamsoet Terus Wacanakan Penundaan Pemilu

Minggu, 11 Desember 2022 - 10:39 WIB
loading...
Pengamat Pertanyakan...
Dukungan Ketua MPR Bambang Soesatyo atas wacana penundaan pemilu disesalkan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dianggap telah padam, wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024 ternyata kembali menyala. Adalah Ketua MPR sekaligus politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo yang menjadi corongnya. Hal ini menimbulkan pro kontra dan serta tanda tanya.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga mengatakan, dukungan Ketua MPR Bambang Soesatyo soal wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode tentu sangat disesalkan. Sebagai Ketua MPR, Bamsoet tahu persis konstitusi Indonesia melarang hal itu.

"Sebab, konstitusi hanya membolehkan seseorang menjadi presiden dua periode," kata Jamil kepada wartawan, Minggu (11/12/2022).

Baca juga: Bamsoet Wacanakan Penundaan Pemilu 2024, Publik Curiga Ada Upaya Sistematis

Karena itu, kata Jamil, patut dipertanyakan motif Bamsoet yang juga sebelumnya pernah ingin menyampaikan gagasan untuk mengamendemen Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) secara terbatas. Kalau keinginan amendemen itu terjadi, ada kemungkinan motif tersembunyi untuk merevisi masa waktu presiden menjadi tiga periode dapat terwujud.

"Motif seperti itu tidak seharusnya muncul dari Bamsoet. Sebab, sebagai Ketua MPR sudah seharusnya mengawal dan menjaga UUD 1945," ujarnya.

Apalagi, sambung mantan Dekan FIKOM IISIP ini menjelaskan, amandemen presiden hanya dua periode merupakan amanat reformasi. Karena itu, tugas Bamsoet menjaga amanat reformasi itu agar ia tidak dinilai sebagai penghianat reformasi.



"Jadi, kalau Bamsoet mewacanakan kembali presiden tiga periode, bisa jadi hal itu tidak natural. Ada kekuatan lain yang membuat Bamsoet tergoda mewacanakan yang diharamkan oleh konstitusi," ungkap Jamil.

Karena itu, kata dia, sudah selayaknya posiai Bamsoet sebagai Ketua MPR dievaluasi karwna sudah tidak layak menjadi Ketua MPR yang diamanatkan untuk menjaga konstitusi. Namun, patut juga disyukuri karwna amandemen UUD 1945 tidak terwujud.

"Patut disyukuri motif tersembunyi itu tidak terealisir karena tidak disetujui mayoritas partai politik di Senayan. Beberapa Parpol kemungkinan sudah membaca motif tersembunyi itu sehingga cepat menolak keinginan mengamandemen UUD 1945," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Nus Kei Tewas Ditusuk...
Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Bahlil Minta Diusut Tuntas
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved