Luhut Resah 505.000 TKI Ingin Pulang, Pengamat: Mereka Wajib Dilindungi

Selasa, 28 April 2020 - 08:11 WIB
loading...
Luhut Resah 505.000...
Pemerintah harus melindungi dan memfasilitasi TKI yang ingin pulang ke Tanah Air. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengritik sikap Menteri Koordinator bidang Maritim dan Invenstasi, Luhut Binsar Panjaitan yang dinilai resah karena ratusan ribu TKI di Malaysia dan Taiwan ingin pulang ke Tanah Air.

Jerry menyatakan, seharusnya pemerintah mendukung keinginan para TKI yang disebut Luhut berjumlah 505.000 karena mereka penyumbang devisa negara. "Jangan kita hanya butuh tenaga mereka tapi perhatian tidak ada. Sebuah keanehan jika Luhut resah dan gelisah," kata Jerry kepada SINDOnews, Selasa (28/4/2020).

Jerry mengaku tidak tahu alasan keresahan yang dirasakan Luhut tersebut. Mengingat, keinginan pulang para TKI itu juga didasari oleh kebijakan pemerintah Malaysia dalam menangani penyebaran virus Corona.

Dia menilai, daripada keselamatan TKI Indonesia di Malaysia dan negara lain terancam, lebih baik pulang ke Indonesia. Negara dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kemenaker harus menfasilitasi kepulangan mereka.

"Jadi mereka (para TKI) wajib dilindungi," ujar Jerry seraya menyatakan bahwa penjelasan Umum UU No. 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin setiap warga negara Indonesia mempunyai hak dan kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. (Rakhmat)
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Kontribusi Remitansi...
Kontribusi Remitansi Pekerja Migran Indonesia dan Filipina terhadap Kesejahteraan Publik dan PDB
Kementerian Luar Negeri...
Kementerian Luar Negeri Fasilitasi Pemulangan 91 TKI dari Arab Saudi
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Purbaya Tak Saling Sapa...
Purbaya Tak Saling Sapa dengan Luhut di Sidang Kabinet: Kan Jauh Berapa Kursi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved