Peringati 16 HAKTP, Kartini AMPI Suarakan Hak-hak Perempuan

Kamis, 08 Desember 2022 - 02:08 WIB
loading...
Peringati 16 HAKTP,...
Kartini Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menyuarakan hak-hak perempuan melalui webinar yang digelar bersama DPP AMPI.Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kartini Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menyuarakan hak-hak perempuan melalui webinar yang digelar bersama DPP AMPI. Webinar bertajuk Dampak Kekerasan pada Perempuan dalam Lingkungan Sosial itu digelar dalam rangka 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang diperingati setiap tanggal 25 November-10 Desember.

Lewat diskusi daring ini, AMPI bersama dengan Kartini AMPI menunjukkan komitmennya untuk selalu memberikan pertolongan, pengawasan, dan pendampingan terhadap seluruh masyarakat yang mengalami kekerasan dalam kehidupan sosial, masyarakat harus ikut aktif dalam hal ini, tidak terkecuali laki-laki atau pun perempuan.

Acara ini dibuka Wakil Ketua Umum DPP AMPI Mahalinda Napitupulu dan Gaya Kartasasmita selaku Wakil Ketua Umum DPP AMPI dan Ketua PD KPPG DKI Jakarta. Adapun narasumber dalam webinar ini adalah psikolog Sani Budiantini Hermawan dan Marissa Harahap Dahlan yang juga merupakan anggota Kartini AMPI.

Anggota Kartini AMPI Marissa Harahap mengatakan, Kartini AMPI menolak keras seluruh bentuk kekerasan, khususnya terhadap perempuan. Oleh karenaa itu pentingnya fasilitas perlindungan dan edukasi tentang antikekerasan.

"Perlu upaya aktivasi Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Tempat Kerja sebagaimana Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 1 tahun 2020 tentang RP3 di Tempat Kerja,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Nasaruddin Umar: Tidak...
Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan Fisik dan Seksual di Pesantren
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Menag: Tak Ada Toleransi...
Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual
Buntut Kasus Pati, Pimpinan...
Buntut Kasus Pati, Pimpinan DPR Minta Kemenag Tak Obral Izin Pesantren
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
PBB Masukkan Israel...
PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Zionis Bekukan Hubungan dengan Guterres
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Rekomendasi
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved