Komunitas Pelestari Budaya Bersama Pemerintah Bahas Pengajuan Kebaya ke UNESCO

Kamis, 01 Desember 2022 - 22:05 WIB
loading...
Komunitas Pelestari...
Komunitas Pelestari Kebaya yang tergabung dalam Timnas Hari Kebaya Nasional bersama sejumlah stakeholders membahas pengajuan kebaya sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO.Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Komunitas Pelestari Kebaya yang tergabung dalam Timnas Hari Kebaya Nasional bersama sejumlah stakeholders membahas pengajuan kebaya sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO.

Berkolaborasi dengan PANDI, kegiatan yang diselenggarakan di Kantor DNet ISP, Jakarta Timur ini menghadirkan sejumlah perwakilan dari pemerintah yakni, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risek, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kemenko PMK dan Perwakilan dari UNESCO.

Anggota Wantimpres Putri Kuswisnu Wardani mengatakan, pada dasarnya semuanya ingin warisan kebudayaan kebaya lestari. Asalkan, semua bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar.

Baca juga: Soal Kisruh Pendaftaran Kebaya ke UNESCO, Begini Kata Menparekraf Sandiaga Uno

"Idealnya tentu kita maunya single nomination, akan tetapi semua pilihan itu tentunya kita dampingi. Kebetulan Malaysia yang sudah berinisiatif dan berembuk ke Negara Thailand, Singapura dan Brunei Darussalam. Kita enggak akan pernah tahu kalau kita enggak masuk ke dalam itu. Maka dari itu joint nomination juga perlu dipertimbangkan. Kalaupun masih belum mengerucut, masih ada waktu hingga 2023 untuk memutuskan," kata Putri, Kamis (1/12/2022).

Putri mengatakan, pertemuan antarkomunitas pelestari kebaya ini bukan kali pertama dan merupakan tindak lanjut dari beberapa diskusi yang telah dilakukan silam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
Kemlu Tegaskan Pembebasan...
Kemlu Tegaskan Pembebasan 9 WNI Ditangkap Israel Jadi Prioritas
Kemlu Desak Israel Bebaskan...
Kemlu Desak Israel Bebaskan WNI di Armada Global Sumud Flotilla
Kemlu Kecam Pencegatan...
Kemlu Kecam Pencegatan Misi Kemanusiaan ke Gaza
Prabowo Diundang Hadiri...
Prabowo Diundang Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu Filipina 7-8 Mei 2026
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Rekomendasi
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved