Presiden Angkat Panglima TNI dari AL, Sejumlah Jenderal AD Masuk Kabinet
Minggu, 27 November 2022 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
“Kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid merupakan langkah awal dalam mereformasi kububmiliter demi terciptanya kesetaraan kekuasaan di Angkatan,” kata Yudhi dalam buku “Reformasi TNI Prespektif Baru Hubungan Sipil-Militer di Indonesia.”
Tidak hanya mengangkat Widodo AS, era baru kepresidenan Gus Dur juga menunjukkan kedekatannya dengan militer dengan mengangkat beberapa perwira tinggi TNI dalam Kabinet. Cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari tersebut, sebagaimana ditulis Sidik Wibowo dalam penelitian bertajuk Reformasi di Militer: Studi Pengangkatan Panglima TNI pada Masa Pemerintahan Abdurrahman Wahid (1999-2002), menempatkan petinggi Angkatan Darat seperti Letjen Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen Agum Gumelar, Letjen Luhut Panjaitan, dan Letjen Suryadi Sudirja menjadi menteri.
Profil Widodo AS
Widodo AS lahir di Boyolali pada Selasa, 1 Agustus 1944, sebagai anak ke-4 dari pasangan Adi Sutjipto dan Siti Fatonah. Ayahnya, seorang guru. Lantaran itu keluarga ini kerap berpindah tugas, termasuk sampai Probolinggo, Jawa Timur. Tidak mengherankan Widodo AS besar di Solo, mengikuti orangtuanya.
Widodo menempuh pendidikan di SMP dan SMA di Solo. Dia termasuk siswa dengan otak cemerlang. Karena itu pula Widodo diterima Fakultas Tehnik Mesin Universitas Gadjah Mada tanpa tes karena nilainya rata-rata di atas 8. Tapi kuliah ternyata tak menjadi pilihan bagi Widodo. Mengingat kehidupan orangtuanya yang masih harus membiayai kuliah kakaknya, Widodo memutuskan menjadi tentara.
“Terinspirasi oleh kakaknya, Iskandar, yang telah menjadi perwira TNI AD, akhirnya Widodo mendaftarkan diri ke Akademi Angkatan Laut (AAL) di Surabaya dan Akademi Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta,” tulis Usamah Hisyam dalam bukunya, “Widodo AS Nahkoda di Antara Tiga Presiden.”
Tidak hanya mengangkat Widodo AS, era baru kepresidenan Gus Dur juga menunjukkan kedekatannya dengan militer dengan mengangkat beberapa perwira tinggi TNI dalam Kabinet. Cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari tersebut, sebagaimana ditulis Sidik Wibowo dalam penelitian bertajuk Reformasi di Militer: Studi Pengangkatan Panglima TNI pada Masa Pemerintahan Abdurrahman Wahid (1999-2002), menempatkan petinggi Angkatan Darat seperti Letjen Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen Agum Gumelar, Letjen Luhut Panjaitan, dan Letjen Suryadi Sudirja menjadi menteri.
Profil Widodo AS
Widodo AS lahir di Boyolali pada Selasa, 1 Agustus 1944, sebagai anak ke-4 dari pasangan Adi Sutjipto dan Siti Fatonah. Ayahnya, seorang guru. Lantaran itu keluarga ini kerap berpindah tugas, termasuk sampai Probolinggo, Jawa Timur. Tidak mengherankan Widodo AS besar di Solo, mengikuti orangtuanya.
Widodo menempuh pendidikan di SMP dan SMA di Solo. Dia termasuk siswa dengan otak cemerlang. Karena itu pula Widodo diterima Fakultas Tehnik Mesin Universitas Gadjah Mada tanpa tes karena nilainya rata-rata di atas 8. Tapi kuliah ternyata tak menjadi pilihan bagi Widodo. Mengingat kehidupan orangtuanya yang masih harus membiayai kuliah kakaknya, Widodo memutuskan menjadi tentara.
“Terinspirasi oleh kakaknya, Iskandar, yang telah menjadi perwira TNI AD, akhirnya Widodo mendaftarkan diri ke Akademi Angkatan Laut (AAL) di Surabaya dan Akademi Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta,” tulis Usamah Hisyam dalam bukunya, “Widodo AS Nahkoda di Antara Tiga Presiden.”
Lihat Juga :