Basarnas Temukan 4 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur

Jum'at, 25 November 2022 - 10:11 WIB
loading...
Basarnas Temukan 4 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur
Basarnas dan petugas gabungan menemukan empat jenazah yang sudah empat hari tertimbun longsor akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat. Foto/Dok Basarnas
A A A
JAKARTA - Basarnas dan petugas gabungan menemukan empat jenazah yang sudah empat hari tertimbun longsor akibat gempa di Cianjur , Jawa Barat. Empat jenazah itu ditemukan di lokasi longsoran Warung Sate Shinta, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Humas Basarnas Agus Basori mengatakan, keempat korban meninggal dunia tersebut berhasil ditemukan pada pagi tadi sekitar pukul 07.25 WIB. Saat ini, keempat jenazah tersebut telah dievakuasi oleh petugas gabungan.

Namun demikian, empat jenazah tersebut belum teridentifikasi. "Penemuan empat orang korban meninggal dunia (Jumat, 25 November) di Warung Sate Shinta. Jenis kelamin belum teridentifikasi," ujar Agus Basori melalui pesan singkatnya, Jumat (25/11/2022).

Baca juga: BMKG Catat 236 Kali Gempa Susulan di Cianjur



Agus menuturkan, Basarnas saat ini telah menerjunkan sebanyak 1.408 personil pada operasi SAR gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Fokus tim Basarnas di hari keempat ini yaitu masih mencari 39 korban yang masih hilang.

"Sesuai data, fokus operasi SAR mencari 39 korban yang hilang atau dalam pencarian," kata Agus.

Lebih lanjut dia mengatakan, tim SAR dibagi menjadi tiga kelompok dalam pencarian korban. Adapun rinciannya, tim A bekerja di area Warung Sate Shinta.

Kata Agus, tim tersebut dibagi menjadi dua shift. Shift satu dengan kekuatan 241 personel serta lima anjing pencari dan shift dua dengan 245 personel dan empat personel technical search peralatan life detector.

Kemudian, tim B beroperasi di area Cijendil RT 03 RW 1 Kecamatan Cugenang dengan kekuatan 472 personel, empat anjing pencari, dan empat personel technical search peralatan life detector.

Sementara Tim C, beroperasi di Kampung Cicadas, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, dengan kekuatan 480 personel, dua anjing pencari, dan 4 personel technical search peralatan life detector. "Total personel yang terlibat tercatat 1.408 orang dari Basarnas maupun Potensi SAR yang berasal dari 192 instansi dan organisasi," ungkapnya.

Sekadar informasi, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, sekitar pukul 13.21 WIB. Gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 6.84 LS,107.05 BT atau tepatnya di sebelah barat daya Kabupaten Cianjur.

Selain korban jiwa, bencana itu mengakibatkan kerusakan material di 97 desa di 15 kecamatan. Data korban per 24 November 2022, korban hilang atau dalam pencarian sebanyak 39, korban meninggal dunia 272 orang, korban luka-luka 2.046 orang, dan mengungsi sebanyak 62.545 orang.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1261 seconds (10.101#12.26)