TNI AD Sisir Perkampungan di Cianjur yang Tak Terjamah, Kerahkan Rantis Atav

Rabu, 23 November 2022 - 21:42 WIB
loading...
TNI AD Sisir Perkampungan di Cianjur yang Tak Terjamah, Kerahkan Rantis Atav
Empat unit Rantis Avav dikerahkan Yonif R 300/Bjw untuk menembus daerah terisolasi akibat gempa Cianjur. Foto/Dispenad
A A A
JAKARTA - Sejumlah lokasi terdampak gempa Cianjur masih terhalang akses untuk menerima bantuan. Guna menyisir daerah yang belum terjamah, Prajurit Yonif R 300/Bjw TNI AD mengerahkan Rantis Atav. Sebanyak 14 prajurit dengan 4 unit Kendaraan Taktis (Rantis) P6 Atav dan 1 unit mobil Ambulance menyisir lokasi lokasi pengungsian yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan.

Mereka berhasil menembus Kampung Pasir Sayang Desa Sikencana Kecamatan Gebrong dan Kampung Cibeleng Hilir Desa Sikecana. Kedua daerah tersebut belum mendapatkan bantuan karena terhalang akses jalan.

"Di mana kedua kampung tersebut belum mendapatkan bantuan kesehatan dan bantuan yang lain dikarenakan akses ke lokasi sangat sulit dan jauh," ujar Lettu Ckm dr. Bayu dalam keterangannya, Rabu (23/11/2022).

TNI AD Sisir Perkampungan di Cianjur yang Tak Terjamah, Kerahkan Rantis Atav

Foto/dispenad

Mereka, kata Bayu, turut memberikan bantuan berupa penanganan kesehatan. Dari mulai luka ringan, hingga luka-luka luka dan lebam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 61.908 orang mengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Rabu (23/11/2022). Selain itu, dilaporkan juga korban luka-luka sebanyak 2.043 orang,

"Data tersebut masih akan terus diperbarui," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Rabu (23/11/2022).



Kemudian kerugian materil rumah rusak dilaporkan sebanyak 56.320 unit rumah. Adapun rinciannya, rusak ringan sebanyak 22.090 unit, rusak sedang sejumlah 11.641 unit, rusak berat 22.241unit.

Sementara itu, sebanyak 271 korban meninggal dunia dan korban hilang sebanyak 40 orang. "Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian," ujarnya.
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2568 seconds (11.97#12.26)