Kisah Luhut Pandjaitan Awal Tertarik Masuk TNI hingga Tak Dikenali Anaknya
Minggu, 20 November 2022 - 05:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Cerita Luhut Dimarahi Tiga Jenderal Kopassus dari Sintong, Kuntara hingga Benny Moerdani
"Jadi karena melihat mungkin oh tampilannya keren ya," ujar Boris Bokir Manullang, pemeran Domu Purba di Film Ngeri-ngeri Sedap.
"Ya, jadi kan masa kecil, kita lihat sesuatu yang berkesan kan, saya juga berkesan," ungkap Luhut Pandjaitan.
Luhut mengungkapkan ayahnya ingin dirinya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). "Tapi saya ya mendaftar juga, tapi kebetulan diterima di Akmil lebih dulu," ujar Luhut Pandjaitan.
Baca: Tak Direstui Ayah Masuk TNI, Luhut Akui Hidupnya Selalu Menderita selama Jadi Tentara
Luhut mengakui yang menginginkan masuk dunia militer adalah dirinya sendiri. "Ya saya sendiri. Ayah saya tidak suka saya jadi tentara," katanya.
"Berarti betul sama kayak Bang Paulus (putra ketiga Luhut Pandjaitan, red) ya, pung?" tanya Bene Dion Rajagukguk, sutradara film Ngeri-ngeri Sedap.
"Ya hampir mirip-miriplah," jawab Luhut Pandjaitan.
Ketika di dunia militer, Luhut mengaku pernah ditugaskan ke wilayah Timur Tengah pada Oktober 1973. Dikutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Pandjaitan pernah menjabat Komandan Kompi A Pasukan Kontingen Garuda (Konga VI) wilayah Port Said, Port Fuad, Port Suez, Mesir pada Desember 1973 hingga Oktober 1974.
"Jadi karena melihat mungkin oh tampilannya keren ya," ujar Boris Bokir Manullang, pemeran Domu Purba di Film Ngeri-ngeri Sedap.
"Ya, jadi kan masa kecil, kita lihat sesuatu yang berkesan kan, saya juga berkesan," ungkap Luhut Pandjaitan.
Luhut mengungkapkan ayahnya ingin dirinya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). "Tapi saya ya mendaftar juga, tapi kebetulan diterima di Akmil lebih dulu," ujar Luhut Pandjaitan.
Baca: Tak Direstui Ayah Masuk TNI, Luhut Akui Hidupnya Selalu Menderita selama Jadi Tentara
Luhut mengakui yang menginginkan masuk dunia militer adalah dirinya sendiri. "Ya saya sendiri. Ayah saya tidak suka saya jadi tentara," katanya.
"Berarti betul sama kayak Bang Paulus (putra ketiga Luhut Pandjaitan, red) ya, pung?" tanya Bene Dion Rajagukguk, sutradara film Ngeri-ngeri Sedap.
"Ya hampir mirip-miriplah," jawab Luhut Pandjaitan.
Ketika di dunia militer, Luhut mengaku pernah ditugaskan ke wilayah Timur Tengah pada Oktober 1973. Dikutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Pandjaitan pernah menjabat Komandan Kompi A Pasukan Kontingen Garuda (Konga VI) wilayah Port Said, Port Fuad, Port Suez, Mesir pada Desember 1973 hingga Oktober 1974.
Lihat Juga :