Jokowi Bakal Tunjuk Panglima TNI Akhir 2022, Siapa Pengganti Jenderal Andika Perkasa?
Senin, 14 November 2022 - 17:20 WIB
loading...
Masa jabatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal berakhir pada Desember 2022 karena memasuki masa pensiun. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Masa jabatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal berakhir pada Desember 2022 karena memasuki masa pensiun. Pergantian itu akan dilakukan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
Selain Andika, ada tiga sosok yang juga segera pensiun yakni KSAL Laksamana Yudo Margono, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pemilihan Panglima TNI itu dilakukan sebelum Pemilu 2024.
Soal perpanjangan masa jabatan Andika Perkasa, Bobby meyakini Jokowi bakal memiliki rencana yang tidak bakal membuat gejolak yang tinggi. Terlebih, menjelang Pemilu 2024.
Baca juga: Jokowi Sebut Sudah Kantongi Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Perkasa
"Sampai saat ini kami masih meyakini bahwa presiden memiliki rencana yang cukup bisa membuat tidak banyak dinamika," ujar Bobby dalam sebuah acara di Jakarta, dikutip Senin (14/11/2022).
"Apalagi kan kita baru pertama kali besok 2024 itu ada perhelatan sangat besar, pilkadanya juga dari ratusan kabupaten-kota dalam tahun yang sama," sambungnya.
Selain Andika, ada tiga sosok yang juga segera pensiun yakni KSAL Laksamana Yudo Margono, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pemilihan Panglima TNI itu dilakukan sebelum Pemilu 2024.
Soal perpanjangan masa jabatan Andika Perkasa, Bobby meyakini Jokowi bakal memiliki rencana yang tidak bakal membuat gejolak yang tinggi. Terlebih, menjelang Pemilu 2024.
Baca juga: Jokowi Sebut Sudah Kantongi Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Perkasa
"Sampai saat ini kami masih meyakini bahwa presiden memiliki rencana yang cukup bisa membuat tidak banyak dinamika," ujar Bobby dalam sebuah acara di Jakarta, dikutip Senin (14/11/2022).
"Apalagi kan kita baru pertama kali besok 2024 itu ada perhelatan sangat besar, pilkadanya juga dari ratusan kabupaten-kota dalam tahun yang sama," sambungnya.
Lihat Juga :