Hindari Kegaduhan, Perindo Dorong Elite Kedepankan Etika dalam Berpolitik
Jum'at, 11 November 2022 - 20:18 WIB
loading...
Waketum Bidang Kajian Strategis, Organisasi Sayap, dan Hubungan Antar Organisasi DPP Partai Perindo, Boyke Novrizon dalam Webinar Perindo bertajuk Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Membangun Harmonisasi Antar Partai, Jumat (11/11/2022). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis, Organisasi Sayap, dan Hubungan Antar Organisasi DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo ), Boyke Novrizon menilai persaingan antar partai politik (parpol) dalam gelaran Pemilu itu hal lumrah. Menurutnya, sebagai peserta, semua parpol berusaha untuk menjadi pemenang.
"Semua partai politik yang mencalonkan baik pada tingkatan yang tadi saya sampaikan, tingkatan presiden maupun legislatif intinya ingin meraih kemenangan karena itu inti dari election," kata Boyke dalam Webinar Partai Perindo yang bertajuk 'Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Membangun Harmonisasi Antar Partai', Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Partai Perindo Optimistis Songsong Pemilu 2024
Boyke melanjutkan, kegaduhan pada Pemilu 2019 tidak murni disebabkan oleh buzzer-buzzer politik. Menurutnya, buzzer tidak akan membuat kegaduhan dengan menurunkan secara personal lawan politik mereka jika pimpinan partai tegas untuk menjunjung tinggi etika berpolitik.
"Kalau relawan atau tim buzzer tidak mendapatkan perintah tentunya tidak akan terjadi hal-hal hiruk-pikuk yang sangat luar biasa pada tahun 2019 lalu," ujarnya.
"Semua partai politik yang mencalonkan baik pada tingkatan yang tadi saya sampaikan, tingkatan presiden maupun legislatif intinya ingin meraih kemenangan karena itu inti dari election," kata Boyke dalam Webinar Partai Perindo yang bertajuk 'Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Membangun Harmonisasi Antar Partai', Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Partai Perindo Optimistis Songsong Pemilu 2024
Boyke melanjutkan, kegaduhan pada Pemilu 2019 tidak murni disebabkan oleh buzzer-buzzer politik. Menurutnya, buzzer tidak akan membuat kegaduhan dengan menurunkan secara personal lawan politik mereka jika pimpinan partai tegas untuk menjunjung tinggi etika berpolitik.
"Kalau relawan atau tim buzzer tidak mendapatkan perintah tentunya tidak akan terjadi hal-hal hiruk-pikuk yang sangat luar biasa pada tahun 2019 lalu," ujarnya.
Lihat Juga :