Bangun Sistem Pertahanan, Prabowo Kenang Perjuangan Bung Karno
Kamis, 10 November 2022 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya kata Prabowo, segala capaian cendekiawan yang dihasilkan dari program Bung Karno tersebut tidak diperhatikan dan dikembangkan lantaran menganggap enteng bidang pertahanan.
"Sehingga, ada elite Indonesia yang menyatakan PTDI tidak penting, industri kita tidak penting, PT PAL tidak penting, Pindad tidak penting," tegasnya.
Prabowo melanjutkan, dirinya mencoba mengadopsi program Bung Karno itu dan diimplementasikan di Universitas Pertahanan (Unhan), yang berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan), untuk memperkecil defisit ketertinggalan di bidang teknologi pertahanan. Upaya yang dilakukan dengan menambah fakultas dan program studi (prodi) yang dibutuhkan pada masa depan.
"Karena itu, saya segera usulkan ke Presiden dan Presiden setuju Universitas Pertahanan membentuk empat fakultas baru dan semuanya di bidang yang kritis. Pertama, engineering, fakultas teknik. Kita membentuk fakultas teknik engineering di semua program studi, teknik elektronika, teknik dirgantara, teknik sipil, dan sebagainya," paparnya.
Kedua, mendirikan fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) dengan prodi matematika, fisika, biologi, dan kimia. Keempat ilmu eksak ini dinilai menjadi perkembangan peradaban manusia ke depan.
"Sehingga, ada elite Indonesia yang menyatakan PTDI tidak penting, industri kita tidak penting, PT PAL tidak penting, Pindad tidak penting," tegasnya.
Prabowo melanjutkan, dirinya mencoba mengadopsi program Bung Karno itu dan diimplementasikan di Universitas Pertahanan (Unhan), yang berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan), untuk memperkecil defisit ketertinggalan di bidang teknologi pertahanan. Upaya yang dilakukan dengan menambah fakultas dan program studi (prodi) yang dibutuhkan pada masa depan.
"Karena itu, saya segera usulkan ke Presiden dan Presiden setuju Universitas Pertahanan membentuk empat fakultas baru dan semuanya di bidang yang kritis. Pertama, engineering, fakultas teknik. Kita membentuk fakultas teknik engineering di semua program studi, teknik elektronika, teknik dirgantara, teknik sipil, dan sebagainya," paparnya.
Kedua, mendirikan fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) dengan prodi matematika, fisika, biologi, dan kimia. Keempat ilmu eksak ini dinilai menjadi perkembangan peradaban manusia ke depan.
Lihat Juga :