Media Massa Miliki Peran Strategis Perkuat Literasi Moderasi Beragama

Rabu, 09 November 2022 - 21:24 WIB
loading...
Media Massa Miliki Peran...
Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin saat berkunjung dan berdiskusi dengan jajaran redaksi MNC Portal Indonesia di Gedung Sindo, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2022). FOTO/MPI
A A A
JAKARTA - Moderasi beragama perlu terus digencarkan untuk mewujudkan kehidupan beragama di Indonesia yang kian harmonis. Untuk menyebarkan pemahaman moderasi beragama ke publik ini, peran media massa sangat vital karena memiliki sumber informasi yang valid serta akses publikasi yang luas.

"Di tengah peran besar ini, maka peran jurnalis dan insan media sangat strategis untuk terus menyebarluaskan pentingnya moderasi beragama ini," ujar Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin saat berkunjung dan berdiskusi dengan jajaran redaksi MNC Portal Indonesia di Gedung Sindo, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2022).

Dari jajaran redaksi MPI, hadir antara lain Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Pung Purwanto, Pemimpin Redaksi Sindonews.com Zen Teguh Triwibowo, Wakil Pemimpin Redaksi Sindonews.com Puguh Haryanto, dan Redaktur Pelaksana KORAN SINDO Abdul Hakim.

Baca juga: Guru Madrasah Diminta Dukung Implementasi Program Moderasi Beragama

Menurut Fauzin, pemahaman yang tepat tentang moderasi beragama oleh jurnalis memiliki nilai strategis karena media memiliki tanggung jawab dan pengaruh besar bagi masyarakat. Media diharapkan menjadi influencer efektif dalam mengampanyekan 4 pilar moderasi beragama yaitu, komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan menghargai budaya.

Media Massa Miliki Peran Strategis Perkuat Literasi Moderasi Beragama

Pemred Sindonews.com Zen Teguh (kanan) bersama Pemred KORAN SINDO Pung Purwanto (empat dari kiri) dan jajaran redaksi MPI lainnya memberikan penjelasan tentang portal Sindonews.com kepada Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag Akhmad Fauzin (dua dari kanan). FOTO/MPI

"Media mempunyai peran strategis dan pengaruh besar menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat yang saat ini terus digaungkan pemerintah dan menjadi salah satu program prioritas Kemenag," katanya.

Fauzin yang juga peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan 22 Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) optimistis narasi yang tepat tentang moderasi beragama oleh media dapat menangkal munculnya potensi pendangkalan makna moderasi beragama. "Yang dimoderasi itu bukan agamanya, tapi cara beragama seseorang. Karena sejatinya semua agama itu sudah moderat," katanya.

Fauzin mengapresiasi kontribusi media-media yang tergabung di MNC Group dalam menyampaikan pemberitaan tentang pendidikan agama dan keagamaan yang menjadi program Kementerian Agama. "Terima kasih atas komitmen dan konsistensi MNC Grup menyampaikan pemberitaan tentang pendidikan agama dan keagamaan serta program Kemenag selama ini. Semoga ke depan dapat bersinergi dan membangun kemitraan mewujudkan memperkuat literasi moderasi beragama bagi media," katanya.

Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Pung Purwanto menyambut baik proyeksi Kemenag memperkuat literasi moderasi beragama bagi media. "Kami sejauh ini berada dalam frekuensi yang sama dengan Kemenag untuk konsisten mengusung jurnalisme yang teduh dan mendukung literasi moderasi beragama bagi kalangan media," katanya.

Dia mengungkapkan, media di bawah MNC sejauh ini konsisten membuat ruang dan menyampaikan pemberitaan tentang pendidikan agama dan keagamaan yang menjadi program Kemenag. Dia optimistis lewat sinergi yang baik, program moderasi beragama yang menjadi program prioritas Kemenag juga bisa terealisasikan dengan optimal dan masif.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved