Muktamar Muhammadiyah Digelar 2 Babak Bahas Isu Keumatan, Kebangsaan, dan Kemanusiaan

Jum'at, 04 November 2022 - 20:12 WIB
loading...
Muktamar Muhammadiyah...
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan ada empat materi utama yang akan dibahas dalam muktamar menyangkt isu keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Foto: MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Muktamar ke-48 Muhammadiyah akan dilangsungkan di Surakarta, Solo, Jawa Tengah pada 18-20 November 2022. Dilaksanakan secara daring dan tatap muka, muktamar diperkirakan dihadiri ribuan penggembira dari seluruh Indonesisa.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan ada empat materi utama yang akan dibahas dalam muktamar menyangkt isu keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

"Poin-poinnya terutama yang berkaitan dengan isu-isu strategis keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan universal meliputi beberapa tema utama," ujar Mu'ti saat jumpa pers di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jumat (4/11/2022).

Materi isu keumatan meliputi fenomena rezimentasi paham agama, membangun kesalehan digital, memperkuat persatuan umat, dan reformasi tata kelola filantropi Islam.

Baca juga: Menyambut Muktamar Muhammadiyah Ke-48

Dalam isu kebangsaan, dibahas tema penguatan ketahanan keluarga, reformasi sistem Pemilu, suksesi kepemimpinan 2024, evaluasi atas kebijakan deradikalisasi, memperkuat keadilan hukum, penataan ruang publik yang inklusif dan adil, memperkuat regulasi sistem resiliansi bencana, antisipasi ageing population (penuaan populasi) dan memperkuat integrasi nasional.

Sementara materi isu kemanusiaan universal terdiri atas membangun tata dunia yang damai dan berkeadilan, regulasi dampak perubahan iklim, mengatasi kesenjangan antar negara, dan menguatnya xenophobia.

"Materi-materi muktamar ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk sesuai dengan tema muktamar kita, memajukan Indonesia mencerahkan semesata merupakan bagian tak terpisahkan dari bagaimana Muhammadiyah dapat berperan lebih besar lagi dalam ranah kehiduan kebangsaan dan dalam ranah gerakan-gerakan Internasional," ujar guru besar UIN IAIN Syarif Hidyatullah Jakarta ini.



Muktamar Muhammadiyah sedianya dilaksanakan dua tahap. Pada tahap pertama Sabtu (18/11/2022), sidang Muktamar diselenggarakan secara daring. Tahap kedua pada Sabtu-Ahad (19-20/11/2022) sidang Muktamar diselenggarakan secara luring yang berpusat kegiatan di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Menurut Mu’ti, kombinasi darinh dan luring ini pertama kali digunakan dalam sejarah Muktamar di Muhammadiyah.

“Muktamar secara luring dan daring ini pertama kali dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pertimbangannya karena memang kita masih dalam suasana Pandemi. Pandemi ini belum usai jadi jangan abai,” ucap Mu’ti.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Muhammadiyah Iduladha...
Muhammadiyah Iduladha 27 Mei 2026, Pemerintah Sidang Isbat 17 Mei
Peletakan Batu Pertama...
Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Rekomendasi
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved