Cerita Produsen Alutsista Dalam Negeri Butuh 5 Tahun Raih Kepercayaan Paspampres

Rabu, 02 November 2022 - 22:56 WIB
loading...
Cerita Produsen Alutsista...
Kendati pemerintah mendorong penggunaan alutsista hasil karya anak bangsa, di lapangan tantangannya tidak gampang. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendesak optimalisasi penggunaan alutsista buatan asli Indonesia. Namun faktanya hal itu tidaklah gampang. Salah satu produsen alustsista dalam negeri mengungkap tantangan di baliknya.

Roni, Vice Director PT Internusa Pasific Perkasa membeberkan sulitnya regulasi meski sosok Prabowo kerap meminta jajarannya untuk mencintai produk dalam negeri.

"Paling susah itu, bahan baku relatif mudah karena semua ini sistemnya cuma kamera radar, kemudian jammer ya. Yang susah dari kita itu sebenarnya regulasi," ujar Romi di gelaran Indo defence 2022, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Prabowo Beli Alutsista Prancis, DPR Ingatkan soal Industri Pertahanan Dalam Negeri

Salah satu regulasi yang dimaksud ialah pengadaan mobil anti-drone. Mobil tersebut mensyaratkan radar yang terus memancar. Hal ini membutuhkan izin dari Kementerian Perhubungan.

"Regulasi mengenai sistem radarnya kita ini sendiri. Karena kita ini kan pemancar ya, yang sebenarnya itu harus pemancar di Indonesia. Itu harus terdaftar di departemen perhubungan untuk telekomunikasi apalagi pancarannya kita ini untuk jamming. Ada potensi risikonya, itu satu," katanya.

"Sampai saat ini izin buat jamming itu belum bisa dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Tapi karena kita bernaungnya dibawah militer, jadi sah-sah aja, tapi secara legal kita harus didukung sama itu," sambung Romi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Momen Prabowo Cek Cockpit...
Momen Prabowo Cek Cockpit Jet Tempur Rafale Buatan Prancis
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Tambah Alutsista, Prabowo:...
Tambah Alutsista, Prabowo: Indonesia Tak Punya Kepentingan Selain Menjaga Wilayah Sendiri
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved