Emak-emak di 15 Provinsi Berdoa untuk Indonesia dan Gelar Ultah Ganjar
Rabu, 02 November 2022 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Ganjar sendiri lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, pada 28 Oktober 1968. "Di 15 provinsi kita berdoa untuk Indonesia, dan tumpengan bersama panti jompo, anak yatim dan orang tidak mampu dalam rangka tasyakuran Milad Pak Ganjar," lanjutnya.
Sekjen Mak Ganjar, Chlorophylla Athia menambahkan, relawan Mak Ganjar di 15 provinsi itu juga gencar mensosialisasikan sosok Ganjar dan sejumlah program Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah. Misalnya Lapak Ganjar, Kredit Lapak, Kredit Murah hingga program inovasi di bidang kesehatan seperti JateNG GayeNG NginceNG WoNG MeteNG (5NG). Baca juga: Tantangan Ekonomi Global Makin Kompleks, Ganjar Kobarkan Optimisme ke Mahasiswa
Lapak Ganjar merupakan salah satu upaya membantu pemasaran produk UMKM melalui media sosial. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, pada awal Oktober lalu, sedikitnya sudah 2.882 UMKM di 112 kabupaten/kota yang dipromosikan dalam program Lapak Ganjar.
Sementara program 5NG bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Jawa Tengah. Program ini pun terbilang sukses, sebab Jawa Tengah berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 31,2% di 2018 menjadi 20,9% pada 2021.
Sekjen Mak Ganjar, Chlorophylla Athia menambahkan, relawan Mak Ganjar di 15 provinsi itu juga gencar mensosialisasikan sosok Ganjar dan sejumlah program Ganjar sebagai gubernur Jawa Tengah. Misalnya Lapak Ganjar, Kredit Lapak, Kredit Murah hingga program inovasi di bidang kesehatan seperti JateNG GayeNG NginceNG WoNG MeteNG (5NG). Baca juga: Tantangan Ekonomi Global Makin Kompleks, Ganjar Kobarkan Optimisme ke Mahasiswa
Lapak Ganjar merupakan salah satu upaya membantu pemasaran produk UMKM melalui media sosial. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, pada awal Oktober lalu, sedikitnya sudah 2.882 UMKM di 112 kabupaten/kota yang dipromosikan dalam program Lapak Ganjar.
Sementara program 5NG bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Jawa Tengah. Program ini pun terbilang sukses, sebab Jawa Tengah berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 31,2% di 2018 menjadi 20,9% pada 2021.
(poe)
Lihat Juga :