Survei LSI Denny JA: Elektabilitas PDIP Tertinggi Diikuti Partai Golkar
Selasa, 01 November 2022 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
“Publik yang menolak perpanjangan jabatan presiden angkanya mencapai 74.1%. Publik yang menolak presiden 3 periode angkanya mencapai 77.2%. Penolakan PDIP terhadap dua isu tersebut sejalan dengan keinginan rakyat,” ucapnya.
Sementara, elektabilitas Partai Golkar tetap tinggi dan berada di urutan kedua karena kepuasan publik terhadap penanganan Covid-19. Di mana tingkat kepuasan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 mencapai angka 76.5%. ”Dua aktor utama yang dikenal luas bertanggung jawab atas penanganan Covid-19 adalah Airlangga Hartarto dan Luhut Binsasr Panjaitan. Keduanya dikenal sebagai tokoh Golkar,” katanya.
Selain itu, Menteri Koordinator Ekonomi adalah Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar. ”Golkar dan ketua umumnya Airlangga Hartarto muncul sebagai game changer/trendsetter melalui Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Lahirnya KIB mengubah tren politik,” ujarnya.
Survei nasional ini dilakukan pada 11 - 20 September 2022 di 34 Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 1.200 responden. Adapun metodologi sampling dengan menggunakan multistage random sampling melalui wawancara tatap muka (face to face interview). Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar 2,9%.
Sementara, elektabilitas Partai Golkar tetap tinggi dan berada di urutan kedua karena kepuasan publik terhadap penanganan Covid-19. Di mana tingkat kepuasan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 mencapai angka 76.5%. ”Dua aktor utama yang dikenal luas bertanggung jawab atas penanganan Covid-19 adalah Airlangga Hartarto dan Luhut Binsasr Panjaitan. Keduanya dikenal sebagai tokoh Golkar,” katanya.
Selain itu, Menteri Koordinator Ekonomi adalah Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar. ”Golkar dan ketua umumnya Airlangga Hartarto muncul sebagai game changer/trendsetter melalui Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Lahirnya KIB mengubah tren politik,” ujarnya.
Survei nasional ini dilakukan pada 11 - 20 September 2022 di 34 Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 1.200 responden. Adapun metodologi sampling dengan menggunakan multistage random sampling melalui wawancara tatap muka (face to face interview). Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar 2,9%.
(cip)
Lihat Juga :