Cerita Ajudan soal Kata-kata Prabowo 'Hati-hati sama Mulut Saya'
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:50 WIB
loading...
Rizki Irmansyah saat memasangkan pin menteri di pakaian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto/Instagram Rizky Irmansyah Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Rizky Irmansyah mengungkapkan tentang pengalamannya berbincang-bincang dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto .
Ajudah pribadi Prabowo itu teringat beberapa cerita Prabowo, salah satunya saat Prabowo menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
"Hati hati sama mulut saya. Ya, itu adalah kalimat yang seringkali saya dengar dan sering kali juga terbukti kepada hal-hal yang diucap oleh Pak Prabowo," tulis Rizky dalam laman akun Instgramnya, @rizky_irmansyah, Selasa (7/7/2020).
Rizky lalu mengungkapkan cerita yang pernah disampaikan Prabowo kepadanya. Ketika itu sekitar tahun 1996, Brigjen Prabowo saat menjadi Danjen Kopassus memimpin langsung operasi pembebasan sandera di Mapenduma, Papua. Dari 26 sandera 7 orang diantaranya adalah warga negara asing.
Pada saat itu ada dua helikopter yang disiapkan untuk mengangkut prajurit kopassus. Helikopter pertama berisi beberapa personil kopasus yang dua di antaranya adalah Kapten Teguh Arief dan Lettu Rudy adolf Parengkuan.
Helikopter kedua berisi Danjen Kopassus Brigjen Prabowo Subianto beserta pasukan pemukul kopassus.
Ketika dua helikopter tersebut sedang bersiap untuk lepas landas. Tiba-tiba Brigjen Prabowo Subianto memanggil dua personel yang ada di Helikopter. Pertama, Kapten Teguh Arief diperintahkan untuk tidak ikut pada heli tersebut dan diminta standby sebagai perwira lapangan, lalu Lettu Rudy Parengkuan diperintahkan utk ikut di helikopter kedua bersama Danjen Kopasus dan pasukan pemukul.
Ajudah pribadi Prabowo itu teringat beberapa cerita Prabowo, salah satunya saat Prabowo menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
"Hati hati sama mulut saya. Ya, itu adalah kalimat yang seringkali saya dengar dan sering kali juga terbukti kepada hal-hal yang diucap oleh Pak Prabowo," tulis Rizky dalam laman akun Instgramnya, @rizky_irmansyah, Selasa (7/7/2020).
Rizky lalu mengungkapkan cerita yang pernah disampaikan Prabowo kepadanya. Ketika itu sekitar tahun 1996, Brigjen Prabowo saat menjadi Danjen Kopassus memimpin langsung operasi pembebasan sandera di Mapenduma, Papua. Dari 26 sandera 7 orang diantaranya adalah warga negara asing.
Pada saat itu ada dua helikopter yang disiapkan untuk mengangkut prajurit kopassus. Helikopter pertama berisi beberapa personil kopasus yang dua di antaranya adalah Kapten Teguh Arief dan Lettu Rudy adolf Parengkuan.
Helikopter kedua berisi Danjen Kopassus Brigjen Prabowo Subianto beserta pasukan pemukul kopassus.
Ketika dua helikopter tersebut sedang bersiap untuk lepas landas. Tiba-tiba Brigjen Prabowo Subianto memanggil dua personel yang ada di Helikopter. Pertama, Kapten Teguh Arief diperintahkan untuk tidak ikut pada heli tersebut dan diminta standby sebagai perwira lapangan, lalu Lettu Rudy Parengkuan diperintahkan utk ikut di helikopter kedua bersama Danjen Kopasus dan pasukan pemukul.
Lihat Juga :