Hasil Inovasi Vokasi Menjawab Permasalahan Industri
Senin, 31 Oktober 2022 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Cetakan Velg Material Baja Perkakas
Inovasi lainnya dihadirkan oleh tim periset dari Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung. Semakin meningkatnya permintaan velg kendaraan akibat dari pertumbuhan industri kendaraan, baik yang konvensional maupun elektrik membuat ketua periset Polman, Roni Kusnowo, S.T., M.T. memiliki ide untuk menciptakan inovasi cetakan velg dengan material baja perkakas produksi dalam negeri.
Roni mengatakan, mitra industrinya yaitu PT Pakoakuina sebagai salah satu bagian dari PT Astra Otoparts membutuhkan sebuah material produksi lokal disebabkan saat ini mereka masih impor untuk memenuhi kebutuhan material. “Sedangkan kalau impor itu butuh waktu dan harga yang cukup tinggi. Sehingga mereka membutuhkan material baja perkakas produksi lokal yang mempunyai beberapa sifat, yaitu tahan panas, tahan terhadap beban tahan aus, dan yang terakhir mempunyai sifat yang tangguh,” ucap Roni.
Persoalan DUDI tersebut kemudian Ia jawab bersama timnya dengan membuat cetakan dengan material besi perkakas sesuai dengan kebutuhan mitra. Keunggulan dari inovasi Polman ini adalah efisiensi biaya dan waktu karena tidak perlu inden dari luar negeri. Bahkan, Ia bersama tim hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari untuk menghasilkan baja perkakas dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harus impor dari luar negeri. Saat ini, sejumlah pesanan bahkan datang tidak hanya dari mitra industri, tetapi juga dari pabrikan lainnya.
“Jadi untuk dampak secara ekonominya cukup luar biasa ya, sebanyak 50 sampai 60 jenis cetakan velg sudah kami produksi dengan material baja perkakas produksi lokal ini,” tukas Roni.
Inovasi lainnya dihadirkan oleh tim periset dari Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung. Semakin meningkatnya permintaan velg kendaraan akibat dari pertumbuhan industri kendaraan, baik yang konvensional maupun elektrik membuat ketua periset Polman, Roni Kusnowo, S.T., M.T. memiliki ide untuk menciptakan inovasi cetakan velg dengan material baja perkakas produksi dalam negeri.
Roni mengatakan, mitra industrinya yaitu PT Pakoakuina sebagai salah satu bagian dari PT Astra Otoparts membutuhkan sebuah material produksi lokal disebabkan saat ini mereka masih impor untuk memenuhi kebutuhan material. “Sedangkan kalau impor itu butuh waktu dan harga yang cukup tinggi. Sehingga mereka membutuhkan material baja perkakas produksi lokal yang mempunyai beberapa sifat, yaitu tahan panas, tahan terhadap beban tahan aus, dan yang terakhir mempunyai sifat yang tangguh,” ucap Roni.
Persoalan DUDI tersebut kemudian Ia jawab bersama timnya dengan membuat cetakan dengan material besi perkakas sesuai dengan kebutuhan mitra. Keunggulan dari inovasi Polman ini adalah efisiensi biaya dan waktu karena tidak perlu inden dari luar negeri. Bahkan, Ia bersama tim hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari untuk menghasilkan baja perkakas dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harus impor dari luar negeri. Saat ini, sejumlah pesanan bahkan datang tidak hanya dari mitra industri, tetapi juga dari pabrikan lainnya.
“Jadi untuk dampak secara ekonominya cukup luar biasa ya, sebanyak 50 sampai 60 jenis cetakan velg sudah kami produksi dengan material baja perkakas produksi lokal ini,” tukas Roni.
(srf)
Lihat Juga :