Santri Diajak Ikut Tangkal Radikalisme dan Hoaks di Media Sosial

Kamis, 27 Oktober 2022 - 22:02 WIB
loading...
Santri Diajak Ikut Tangkal...
Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Subang 2022, Rabu (26/10/2022) malam. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Santri pada masa kini didorong mampu memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan zaman. Mereka harus bisa mengisi ruang-ruang strategis di berbagai media virtual untuk melawan hoaks dan paham radikal yang tersebar di media sosial.

"Angkat senjata kita hari ini bukan angkat pedang, tombak atau senapan. Tapi angkat senjata kita hari ini adalah HP (handphone) memerangi hoaks, melawan radikalisme dan pecah belah yang dikumandangkan melalui media sosial yang semakin massif dan tidak berkontribusi positif terhadap pembangunan bangsa," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Subang 2022, Rabu (26/10/2022) malam.

Gus Halim, sapaan akrabnya, menyebut perjuangan santri tidak berhenti saat Indonesia merdeka. Saat ini, Indonesia sedang menghadapi percobaan memecah belah bangsa dan radikalisme. Menurutnya, masyarakat dan santri harus bisa mengambil efek positif dari massifnya media sosial agar bisa bermanfaat positif.

Baca juga: Wisuda 400 Santri Tahfiz Al-Qur'an di Mataram, Begini Pesan TGB Zainul Majdi

"Kita tidak boleh diam, santri harus punya media sosial untuk menetralisir dan menolak berbagai ajakan yang salah. Ini dampaknya luar biasa," ujar penyandang titel Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Jika tidak bisa mengambil sisi positif, kata Gus Halim, masyarakat akan termakan berbagai informasi salah yang digulirkan oleh pihak yang tidak ingin bangsa Indonesia hidup tenang dan tentram dalam bingkai NKRI. "Ini yang harus kita hadapi dan pertempuran masih berlanjut serta jihad masih harus dikumandangkan yaitu Jihad melawan kemiskinan, kebodohan dan pecah belah," kata Gus Halim.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved