Heboh Wanita Berpistol Coba Terobos Istana, Pengamat Terorisme: Mari Kita Waras Mengeja Realita

Rabu, 26 Oktober 2022 - 07:13 WIB
loading...
Heboh Wanita Berpistol...
Pengamat terorisme sekaligus Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya angkat bicara mengenai seorang perempuan yang kedapatan membawa senjata api alias pistol jenis FN di depan Istana Merdeka. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengamat terorisme sekaligus Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya angkat bicara mengenai seorang perempuan yang kedapatan membawa senjata api alias pistol jenis FN di depan Istana Merdeka , Jakarta. Seorang perempuan bercadar itu diamankan Paspampres di dekat pos utama Paspampres atau dekat lampu lalu lintas sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa 25 Oktober 2022.

“Secara pribadi, sebenarnya saya sangat malas untuk komentari kasus ini. Tapi gregetan juga membaca, mendengar narasi yang over, dan terkesan serempak digaungkan oleh media dengan sumber utama orang yang mbaurekso KSP dan jejaringnya,” kata Harits Abu Ulya dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Rabu (26/10/2022).

Menurut dia, gestur perempuan tersebut sosok pribadi yang punya masalah kejiwaan. Dia menilai perlu pemeriksaan priskologis terhadap perempuan tersebut.

Baca juga: Ini Identitas Diduga Perempuan Bercadar Penerobos Istana Presiden



“Bisa saja dia ‘mainan’ atau seperti dijadikan ‘alat simulasi’ oleh pihak tertentu terkait dengan isu keamanan,” tutur Harits Abu Ulya.

Dia berpendapat bahwa tindakan seorang perempuan bercadar dan membawa pistol itu bukanlah ancaman yang serius. “Dengan pistol rakitan, yang entah amunisinya itu bisa ditembakkan atau tidak. Jadi tidak perlu dibesar-besarkan dan membangun narasi yang tidak proporsional sama sekali,” imbuhnya.

Dia juga menilai jika dimunculkan isu ISIS di balik tindakan itu, maka narasi tersebut sudah kedaluwarsa. “Lucu, momentumnya bertepatan pascakepala KSP Moeldoko bicara soal ancaman radikalisme dan di Pulau Bali jelang agenda G-20,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, sementara di sisi lain realita yang sedang terjadi bahwa Indonesia dihadapkan ancaman-ancaman yang lebih serius. “Baik aspek keamanan (teroris separatis OPM, hukum (aparat penegak hukum yang hancur integritasnya), maupun ekonomi (ancaman resesi), dan itu semua lebih aktual dibanding kasus wanita yang melintas sekali lagi bukan menerobos arah ring 1 kawasan Istana Merdeka dengan tujuan yang tidak jelas. Mari kita waras mengeja realita,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Rocky Gerung Ungkap...
Rocky Gerung Ungkap Percakapan dengan Presiden Prabowo di Istana: Ternyata Masih Disiden
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Viral Tendangan Kungfu...
Viral Tendangan Kungfu Fadly Alberto, SOS Kritik Sistem Pembinaan dan Kepemimpinan Wasit
Rekomendasi
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Berita Terkini
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved