Era Digital, Pemuda Diminta Berjuang Lewat Media Sosial
Senin, 06 Juli 2020 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
"Saya mengajak adik-adik sebagai sarjana Alquran mengambil kepeloporan di bidang keagamaan, juga di bidang politik. Jangan berdiam saja sehingga politik ini hanya diisi oleh orang-orang yang belum atau tidak memiliki dasar keagamaan yang kuat," tuturnya.
Jazilul meyakini jika ke depan lulusan IIQ bisa mengambil posisi-posisi penting di kenegaraan atau kebangsaaan maka arah pembangunan Indonesia ke depan jauh lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai alquran dan nilai-nilai rahmatan lil alamin.
"Kita jadikan Alquran ini penghubung, jembatan emas nilai-nilai keislaman yang diwujudkan dalam perjuangan kebangsaan. Jadikan Aqluran ini menjadi jembatan emas untuk berjuang di wilayah agama, sekaligus di wilayah kebangsaan dan politik," tuturnya.
Sementara itu, di tengah pandemi Covid-19, Jazilul juga mengimbau mahasiswa yang melakukan KKL untuk memanfaatkan ilmunya dengan mengajar anak-anak usia sekolah di kampung-kampung yang selama ini tidak bisa melakukan proses belajar mengajar dengan lancar akibat pandemi Covid-19.
"Tolong di tempat adik-adik terjun ke desa-desa, Posyandu untuk mendidik adik-adik usia Sekolah Dasar yang kehilangan aktivitas pendidikan. Tolong adik-adik berikan pengajaran-pengajaran Alquran dan umum," tuturnya.
Jazilul meyakini jika ke depan lulusan IIQ bisa mengambil posisi-posisi penting di kenegaraan atau kebangsaaan maka arah pembangunan Indonesia ke depan jauh lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai alquran dan nilai-nilai rahmatan lil alamin.
"Kita jadikan Alquran ini penghubung, jembatan emas nilai-nilai keislaman yang diwujudkan dalam perjuangan kebangsaan. Jadikan Aqluran ini menjadi jembatan emas untuk berjuang di wilayah agama, sekaligus di wilayah kebangsaan dan politik," tuturnya.
Sementara itu, di tengah pandemi Covid-19, Jazilul juga mengimbau mahasiswa yang melakukan KKL untuk memanfaatkan ilmunya dengan mengajar anak-anak usia sekolah di kampung-kampung yang selama ini tidak bisa melakukan proses belajar mengajar dengan lancar akibat pandemi Covid-19.
"Tolong di tempat adik-adik terjun ke desa-desa, Posyandu untuk mendidik adik-adik usia Sekolah Dasar yang kehilangan aktivitas pendidikan. Tolong adik-adik berikan pengajaran-pengajaran Alquran dan umum," tuturnya.
(dam)