DPR Minta Kementan Tunjukkan Basis Riset Kalung Anti-Corona
Senin, 06 Juli 2020 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kita melihat, masih banyak tenaga medis yang berjatuhan wafat karena Covid-19. Ini tentu saja kerugian SDM yang besar sekali bagi bangsa Indonesia. Di sisi lain, warga harus terus patuh pada protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, jaga jarak, jaga kebersihan, dan protokol lainnya," paparnya.
(Baca: DPR Minta Kementan Lakukan Penelitian Lanjutan Kalung Anti-Corona)
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kalung 'antivirus' Corona akan diproduksi massal Agustus 2020. Ia mengklaim kalung buatan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan ini mampu mematikan COVID-19.
Syahrul menyatakan kalung ini dibuat dari bahan eucalyptus pohon kayu putih yang bisa membunuh COVID-19 dengan kontak. Kontak 15 menit bisa membunuh 42% COVID-19. Semakin lama kontak maka lebih banyak virus yang tereliminasi.
(Baca: DPR Minta Kementan Lakukan Penelitian Lanjutan Kalung Anti-Corona)
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kalung 'antivirus' Corona akan diproduksi massal Agustus 2020. Ia mengklaim kalung buatan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan ini mampu mematikan COVID-19.
Syahrul menyatakan kalung ini dibuat dari bahan eucalyptus pohon kayu putih yang bisa membunuh COVID-19 dengan kontak. Kontak 15 menit bisa membunuh 42% COVID-19. Semakin lama kontak maka lebih banyak virus yang tereliminasi.
(muh)
Lihat Juga :