BIN: Pengamanan KTT G20 Terus Dimatangkan

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 19:05 WIB
loading...
BIN: Pengamanan KTT...
Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto memastikan bahwa pengamanan KTT G20 dilakukan dengan serius dan penuh kewaspadaan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjelang pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara G20 , seluruh pihak terkait melakukan pengamanan dan penjagaan secara maksimal. Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan bahwa pengamanan KTT G20 dilakukan dengan serius dan penuh kewaspadaan.

Juru Bicara BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan meskipun dilakukan dengan penuh kewaspadaan, perhitungan tinggi dan serius, pengamanan tetap ramah terhadap masyarakat setempat. Baca juga: 6 Komandemen yang Muncul dari Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20

“Pengamanan telah dipersiapkan dari berbagai aspek, meliputi keamanan siber, penjagaan ketat di pintu keluar-masuk Pulau Dewata hingga antisipasi bencana alam,” ujar Wawan dalam keterangannya, Sabtu (15/10/2022).

Menurut Wawan, persiapan pengamanan KTT G20 terus dilakukan sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para tamu sebagai langkah preventif.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga menyatakan bahwa persiapan KTT G20 di Bali sudah 90%. Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik di Kemkominfo, Usman Kansong menjelaskan rapat rutin dan peninjauan antar Kementerian juga rajin digelar dengan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

“Rapat-rapat rutin tersebut bertujuan untuk mengupdate perkembangan infrastruktur telekomunikasi yang menjadi tugas Kominfo,” kata Usman.

Tidak hanya itu, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pun turut memperkuat keamanan dengan meningkatkan kesiagaan personel keamanan menjelang penyelenggaraan KTT G20.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menjelaskan sejak bergulirnya rangkaian acara G20 di Bali pada awal tahun 2022, peningkatan keamanan bandara telah dilakukan dan selalu dievaluasi.

Sejalan dengan hal itu, Polri akan mengerahkan lebih dari 8.000 personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan pada KTT G20 di Bali. Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra mengungkapkan personel dari Polda Bali dan Mabes Polri di bawah kendali operasional (NCO) akan bersama-sama mengamankan KTT G20.

Sementara Pangdam IX/Udayana dan Komandan Satgas Keamanan Regional Bali untuk G20, Mayjen Sonny Aprianto juga menyebut bahwa TNI berencana mengerahkan 6.000 personel untuk membantu Polri dalam kegiatan KTT G20.

“Sebanyak 2.000 tentara juga akan disiagakan untuk mengantisipasi bencana alam”, tutur Mayjen Sonny.

Pengamanan dan penjagaan ketat harus dilakukan demi menjaga citra dan nama baik Indonesia di hadapan dunia. Seluruh pihak perlu bersinergi untuk menjaga Indonesia dari setiap ancaman yang dapat merusak citra dan kehormatan bangsa Indonesia. Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan selama KTT G20, Prosedur Ini Wajib Diikuti para Delegasi

Diketahui untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi G20, forum kerja sama 20 ekonomi utama dunia. Periode Presidensi Indonesia berlangsung selama satu tahun, mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Perkuat Intelijen, Panglima...
Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
3 Brigjen dari BIN Digeser...
3 Brigjen dari BIN Digeser Panglima TNI pada Mutasi Maret 2026, Ada Kabinda Papua
Prabowo Bertemu Menteri...
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan China, Tingkatkan Kemitraan Strategis lewat BIN
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, BIN Dorong Generasi Muda Berani Berinovasi
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Indonesia Pamer QRIS...
Indonesia Pamer QRIS di KTT G20, Bisa Dipakai di ASEAN, Jepang hingga Korsel
G-20 Serukan Perlindungan...
G-20 Serukan Perlindungan Mineral Kritis, Sindiran Terselubung ke China
Rekomendasi
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved