Ancaman Resesi Global, AHY: Rakyat Kecil Paling Terdampak, Butuh Perubahan dan Perbaikan
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 18:16 WIB
loading...
Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperingatkan bahwa rakyat miskin dan hampir miskin akan terpukul paling berat dari ancaman resesi global. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperingatkan bahwa rakyat miskin dan hampir miskin akan terpukul paling berat dari ancaman resesi global .
Ini disampaikan AHY saat memberikan kata sambutan dalam diskusi meja bundar bertajuk 'Geopolitik dan Keamanan Internasional, Ekonomi Global dan Perubahan Iklim'. Forum ini diselenggarakan bersama oleh The Yudhoyono Institute dan University Kebangsaan Malaysia (UKM) di Jakarta, Kamis (13/10/2022). Baca juga: Resesi Global Menghantui, Rupiah Ambruk di Atas Rp15.300/USD
"Resesi ekonomi global pasti memukul kehidupan semua bangsa. Selalu rakyat kecil (kategori miskin dan hampir miskin) yang paling menjadi korbannya," ujar AHY dalam keterangannya, Jumat (14/10/2022).
AHY menuturkan dalam dua tahun terakhir ini aktif menyambangi desa-desa, kecamatan, kota dan kabupaten di 34 provinsi. Hampir di tiap tempat, dirinya berdialog dengan para petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, pekerja honorer, ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa dan pelajar, serta generasi muda lainnya, khususnya yang kesulitan mendapatkan pekerjaan formal yang layak.
"Mereka tidak berdaya dan hanya bisa pasrah, menerima kenyataan harga BBM yang melambung tinggi. Harga bahan-bahan pokok naik. Harga listrik dan gas naik. Sedangkan pendapatan mereka masih sama saja, belum bisa pulih dari pandemi. Mereka hanya berharap hadirnya perubahan dan perbaikan bagi kehidupan dan nasib mereka," tuturnya.
Ini disampaikan AHY saat memberikan kata sambutan dalam diskusi meja bundar bertajuk 'Geopolitik dan Keamanan Internasional, Ekonomi Global dan Perubahan Iklim'. Forum ini diselenggarakan bersama oleh The Yudhoyono Institute dan University Kebangsaan Malaysia (UKM) di Jakarta, Kamis (13/10/2022). Baca juga: Resesi Global Menghantui, Rupiah Ambruk di Atas Rp15.300/USD
"Resesi ekonomi global pasti memukul kehidupan semua bangsa. Selalu rakyat kecil (kategori miskin dan hampir miskin) yang paling menjadi korbannya," ujar AHY dalam keterangannya, Jumat (14/10/2022).
AHY menuturkan dalam dua tahun terakhir ini aktif menyambangi desa-desa, kecamatan, kota dan kabupaten di 34 provinsi. Hampir di tiap tempat, dirinya berdialog dengan para petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, pekerja honorer, ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa dan pelajar, serta generasi muda lainnya, khususnya yang kesulitan mendapatkan pekerjaan formal yang layak.
"Mereka tidak berdaya dan hanya bisa pasrah, menerima kenyataan harga BBM yang melambung tinggi. Harga bahan-bahan pokok naik. Harga listrik dan gas naik. Sedangkan pendapatan mereka masih sama saja, belum bisa pulih dari pandemi. Mereka hanya berharap hadirnya perubahan dan perbaikan bagi kehidupan dan nasib mereka," tuturnya.
Lihat Juga :