Data Terkini Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan: Total 738 Orang, 14 Masih Dirawat
Rabu, 12 Oktober 2022 - 14:19 WIB
loading...
Warga bersujud usai berdoa di Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). FOTO/ANTARA/Zabur Karuru
A
A
A
JAKARTA - Data terkini jumlah korban tragedi Kanjuruhan per Rabu (12/10/2022) pukul 09.00 WIB sebanyak 738 orang. Dari jumlah itu, 132 orang meninggal dunia.
"Total korban 738 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Dari total 738, 132 di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan korban luka-luka sebanyak 606 orang. Sementara, korban luka ringan sebanyak 532, luka sedang 48 orang, dan luka berat 26 orang.
Hingga saat ini sebanyak 14 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Rinciannya, RSSA 9 orang, 5 di ICU, dan 4 di ruangan. Kemudian, di RSUD Kanjuruhan terdapat tiga orang dengan rincian 1 di ICU dan 2 di ruangan. Sementara di RST Soepraoen 1 orang dan RSUD Kota Malang 1 orang.
"Semua data telah dikonfirmasi dengan direktur rumah sakit, bagian pelayanan medis dan bagian forensik," ujar Dedi.
Untuk diketahui, Polri sudah menetapkan enam tersangka dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan. Mereka adalah Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno.
"Total korban 738 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Dari total 738, 132 di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan korban luka-luka sebanyak 606 orang. Sementara, korban luka ringan sebanyak 532, luka sedang 48 orang, dan luka berat 26 orang.
Hingga saat ini sebanyak 14 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Rinciannya, RSSA 9 orang, 5 di ICU, dan 4 di ruangan. Kemudian, di RSUD Kanjuruhan terdapat tiga orang dengan rincian 1 di ICU dan 2 di ruangan. Sementara di RST Soepraoen 1 orang dan RSUD Kota Malang 1 orang.
"Semua data telah dikonfirmasi dengan direktur rumah sakit, bagian pelayanan medis dan bagian forensik," ujar Dedi.
Untuk diketahui, Polri sudah menetapkan enam tersangka dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan. Mereka adalah Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno.
Lihat Juga :